Kurma vs Kolak: Mana yang Lebih Baik untuk Buka Puasa?
Rabu, 11 Maret 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Memilih menu buka puasa yang tepat sangat penting untuk mengembalikan energi tanpa membebani sistem pencernaan. Meski sama-sama manis, kurma dan kolak pisang memberikan dampak yang berbeda bagi tubuh.
Kurma menjadi pilihan yang lebih unggul untuk segera disantap saat berbuka. Buah ini mengandung gula alami yang sangat cepat diserap oleh lambung, sehingga mampu memulihkan energi yang hilang selama seharian berpuasa dengan instan. Selain itu, kandungan kalium dan zat besi dalam kurma sangat efektif membantu mencegah pusing serta mengembalikan elektrolit tubuh. Dengan kandungan serat yang tinggi, kurma juga membantu perut merasa lebih nyaman dan kenyang lebih lama.
Di sisi lain, kolak pisang cenderung memiliki asupan kalori dan lemak yang jauh lebih tinggi. Dalam satu mangkuk kecil, Anda bisa mendapatkan sekitar 160 hingga 200 kalori yang berasal dari santan dan gula aren. Jika dikonsumsi berlebihan atau dalam kondisi perut yang kosong setelah seharian berpuasa, kombinasi ini dapat memicu lonjakan gula darah dan beban pencernaan yang cukup berat.
Jika Anda tetap ingin menikmati kolak pisang, bijaklah dalam mengonsumsinya. Anda bisa memodifikasi resep dengan mengganti santan menggunakan susu rendah lemak dan mengurangi takaran gula aren. Cara terbaik adalah tetap mengawali buka puasa dengan air hangat dan sebutir kurma untuk memulihkan energi secara sehat.
Setelah menunaikan ibadah salat Maghrib, barulah Anda bisa menikmati kolak pisang dalam porsi yang wajar sebagai makanan penutup. Dengan pola seperti ini, metabolisme tubuh tetap terjaga dan ibadah puasa pun terasa lebih nyaman.
































.md.jpg)






