Lautan Bumi Cegah Mega Kekeringan Global Selama Seabad
Selasa, 17 Maret 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Sebuah studi baru yang dipublikasikan di jurnal Nature mengungkapkan bahwa lautan Bumi telah memainkan peran penting dalam mencegah mega kekeringan global selama seabad terakhir. Penelitian ini menunjukkan bahwa lautan telah menyerap sekitar 20% lebih banyak air dari atmosfer daripada yang diperkirakan sebelumnya, sehingga membantu mengurangi dampak kekeringan.
Studi ini menggunakan data satelit dan model komputer untuk menganalisis pola kekeringan global dari tahun 1900 hingga 2020. Hasilnya menunjukkan bahwa lautan telah menyerap sekitar 20.000 kilometer kubik air per tahun, yang setara dengan sekitar 20% dari total curah hujan global.
"Penemuan ini sangat penting karena menunjukkan bahwa lautan memiliki peran yang lebih besar dalam mengatur siklus air global daripada yang kita pikirkan sebelumnya," kata Dr. Michael McPhaden, salah satu penulis studi ini.
"Ini berarti bahwa lautan dapat membantu mengurangi dampak kekeringan, tetapi juga berarti bahwa perubahan iklim dapat memiliki dampak yang lebih besar pada lautan daripada yang kita perkirakan," jelasnya.
Studi ini juga menunjukkan bahwa lautan telah menyerap sekitar 90% dari kelebihan panas yang dihasilkan oleh aktivitas manusia, yang telah menyebabkan peningkatan suhu global. Ini berarti bahwa lautan telah memainkan peran penting dalam mengurangi dampak perubahan iklim, tetapi juga berarti bahwa lautan sendiri sedang mengalami perubahan yang signifikan.
"Penemuan ini menekankan pentingnya memahami peran lautan dalam mengatur siklus air global dan mengurangi dampak perubahan iklim," kata Dr. McPhaden.
"Kita perlu terus memantau lautan dan mengembangkan strategi untuk mengurangi dampak perubahan iklim pada lautan dan masyarakat," tambahnya.
Sumber: Journal Nature
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
































.md.jpg)






