Awal Oktober, Petani di Balen dan Ngraho Panen Tomat
Sabtu, 17 Oktober 2015 19:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Balen - Sejumlah petani di Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, pada awal Oktober ini mulai panen buah tomat. Setiap hari rata-rata petani bisa memanen 20-25 kilogram untuk lahan tanam seluas 100 meter persegi. Hasilnya cukup lumayan, karena harga tomat saat ini mengalami kenaikan. Meski demikian harga tomat belum bisa dikatakan stabil.
"Harga tomat itu tidak semahal harga cabai. Namun demikian, saat ini harga tomat mengalami kenaikan. Sebelumnya harga dari petani diambil pembeli Rp 2.200 per kilgramnya, sekarang ini naik Rp 2.500 per kilogram," ujar Subekhi (55), petani asal Desa Balenrejo, Sabtu (17/10).
Pengamatan di lapangan menunjukkan pada musim kemarau kali ini di wilayah tersebut sejumlah petani memilih bertanam tomat. Menurut mereka tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru, itu tidak banyak membutuhkan air.
"Cocok ditanam musim kemarau ini. Tomat itu tidak terlalu butuh air, tapi juga jangan sampai kekurangan. Jika kurang air, bisa menyebabkan kualitas buah kurang baik. Buahnya bisa pecah-pecah," tuturnya.
Subekhi menambahkan, tanaman tomat itu tergolong tumbuhan siklus hidup singkat, tingginya hanya 1-3 meter. Biasanya dua sampai tiga bulan sudah mulai panen. Dia sendiri mengaku sudah mulai panen akhir September lalu.
Panen buah tomat juga dilakukan sejumlah petani di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngraho. Salah satunya, Sudir (45). Dia mengaku sudah mulai panen awal Oktober kemarin. Termasuk juga petani lain di desa yang sama.
"Setiap musim kemarau, petani di desa sini lebih memilih tidak tanam padi, Mas. Mereka, termasuk saya, khawatir gagal panen. Jadinya, ya memilih tanam tomat atau kedelai," kata Sudir.
Dia menjelaskan, perawatan tanaman tomat sebenarnya cukup mudah. Penyiraman bisa dilakukan pada pagi hari. Cegah jangan sampai tanah retak-retak kekeringan. Kalau kering bisa menyebabkan kerontokan bunga.
"Ya, meskipun harganya tergolong murah, lumayan lah Mas, bisa untuk tambah penghasilan petani di musim kering seperti saat ini," tandasnya. (nam/tap)































.md.jpg)






