Ribuan Warga Blora Serbu Pasar Murah
Kamis, 07 Juni 2018 14:00 WIBOleh Priyo Spd
Oleh, Priyo Spd
Blora - Ribuan warga Kabupaten Blora mendatangi pasar murah yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Blora di halaman Blok T. Dalam pasar murah tersebut, warga yang telah mendapatkan kupon membeli barang seharga Rp 20.000 dengan beberapa jenis isi yang ada di dalam bungkusan plastik. Warga rela antre berjubel untuk mendapatkan sembako dengan harga murah.
Kepala Dindagkop UKM Blora, Ir. Maskur MM menerangkan bahwa pasar murah kali ini menyediakan 4.742 paket untuk seluruh masyarakat kurang mampu yang ada di Kecamatan Kota Blora dan sekitarnya. 500 paket di antaranya sudah disalurkan semalam ke desa-desa terpencil.
“Per paket seharga Rp 60 ribuan terdiri dari 2,5 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak goreng dan 5 mie instan. Namun masyarakat bisa membeli dengan harga Rp 20.000 saja dengan menyertakan kupon sembako yang telah dibagi sebelumnya melalui desa masing-masing,” kata Ir. Maskur MM Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Blora, Kamis (07/06/2018).
Satu KK menurutnya hanya boleh membeli satu paket saja. Sehingga tidak diperbolehkan membeli dua paket atau lebih. Hanya saja, pihaknya menyediakan penjualan sembako eceran dengan harga di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi) di beberapa tenda. Sehingga masyarakat juga bisa membeli sembako lainnya secara eceran, bukan paket.
“Dalam penyelenggaraan pasar murah ini kami menggandeng berbagai pihak. Selain Dindagkop UKM, ada juga bantuan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Perikanan. Lalu Polres Blora, Kodim 0721/Blora, PKK Kabupaten Blora, Dharma Wanita, PKP RI Kabupaten Blora, Hiswana Migas, Perbankan, beberapa swalayan dan swasta. Terimakasih untuk semuanya,” pungkas Maskur.

Sementara itu Bupati Blora Djoko Nugroho menambahkan pasar murah yang dilangsungkan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Blora terhadap warga kurang mampu menghadapi Lebaran.
“Semoga sembako ini bisa digunakan sebagai tambahan pemenuhan kebutuhan saat Lebaran nanti. Ampun didol nggih Bu, Mbah (Jangan dijual ya Bu, Mbah),” ucap Bupati.
Diharapkan pasar murah tersebut nantinya bisa mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran dan warga bisa merasa ringan dengan adanya pasar murah tersebut.
“Barang yang dijual harganya terjangkau. Ini sudah rutin dilangsungkan menjelang Lebaran, dan dalam pasar murah ini pemkab juga mengandeng mitra untuk memeriahkan kegiatan ini,” terangnya.
Rasmini, salah satu warga, mengaku senang dengan adanya pasar murah yang diadakan oleh Pemkab Blora. Pihaknya berharap kegiatan ini bisa dilakukan secara berkelanjutan. Sebab setiap menjelang Lebaran harga kebutuhan pokok terus meningkat.
“Walaupun berdesakan senang mas bisa mendapatkan paket sembako murah. Ini kalau di pasar harganya hingga puluhan ribu tapi di pasar murah ini kita hanya bayar Rp 20.000 ribu saja,” ungkapnya.
Dalam pasar murah tersebut, Pemkab Blora melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Blora menjual sejumlah bahan kebutuhan pokok seperti gula, beras, minyak goreng , mie, dengan harga murah. Selang dua jam berlangsung pasar murah yang dibuka wakil bupati tersebut ludes di serbu warga.(teg/kik)































.md.jpg)






