Ribuan Warga Bojonegoro Saksikan Lomba Pawai Oklik dan Lampu Hias
Sabtu, 09 Juni 2018 23:00 WIBOleh Siti Ainur Rodhiyah
Oleh Siti Ainur Rodhiyah
Bojonegoro - Ribuan warga Bojonegoro terlihat antusias menyaksikan Lomba Pawai Oklik dan Lampu Hias, yang di gelar pada Sabtu (09/06/2018) malam, dengan mengambil start di Jalan Mas Tumapel depan Pendapa Pemkab Bojonegoro.
Ribuan warga tampak memadati jalan Mas Tumapel dan area sekitar Alun-alun Bojonegoro. Tak hanya warga dalam kota Bojonegoro saja, sejumlah penonton dari lura kota Bojonegoro juga cukup banyak yang hadir menyaksikan acara tersebut. Akibatnya sejumlah ruas jalan, seperti jalan Imam Bonjol, Jalan MH Thamrin dan Jalan Panglima Sudirman, ribuan penonton bahkan menempati separo badan jalan, untuk dapat menyaksikan para peserta Lomba Pawai Oklik dan Lampu Hias tersebut.
Tak ayal, kondisi tersebut membuat sejumlah kendaraan yang sedang melintas di jalan-jalan tersebut harus bersabar dengan berjalan merayap di belakang para peserta.
Selain di Jalan Mas Tumapel, kemacetan terjadi di perempatan Jalan Mh Thamrin dan Jalan Panglima Sudirman. Dan yang terparah, kemacetan terjadi di perempatan Bombok, penonton menempati badan jalan hingga menutup Jalan Diponegoro dan Jalan Teuku Umar.

Saat awak media beritabojonegoro.com berada pada kerumunan warga yang menonton acara tersebut, salah seorang warga, Nur Fitriani (22) warga Desa Payaman Kecamatan Ngraho kabupaten Bojonegoro, kepada awak media ini menjelaskan bahwa berbagai penampilan kreatif dari peserta oklik yang menarik dirinya dan keluarga untuk menyaksikan acara tersebut. Sehingga tidak menjadi masalah saat harus menempuh perjalanan jauh dari rumah sampai ke Alun-alun Bojonegoro, yang jaraknya kurang lebih 60 kilometer.
"Saya bela-belain datang ke sini, sebab pawai oklik hanya dilakukan setahun sekali," ungkapnya.

Sementara itu, seorang warga lainnya, A. Rosyid Ali (32) lelaki asal Desa Karangdowo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, bahwa dirinya mengetahui adanya pawai oklik ini dari para tetangga. Selain itu, ia telah menyaksikan acara ini beberapa kali, di tahun-tahun sebelumnya. Di tahun ini, dirinya berharap agar para peserta selalu meningkatkan ide-ide kreatifnya guna menjadikan oklik semakin semarak.
"Oklik ini sangat menarik dan seru, jadi saya tidak pernah mau ketinggalan untuk melihat", Ujar
Kemeriahan Lomba Pawai Oklik dan Lampu Hias ini digelar dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadaan 1439 H dan memperingati Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018, diikuti oleh 95 kelompok. Sehingga mengundang antusias warga guna saksikan acara tersebut. (iin/imm)































.md.jpg)






