Tim Penggerak PKK Bojonegoro Beri Santunan Bagi Keluarga Kurang Mampu
Rabu, 04 Juli 2018 16:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (04/07/2018), bertempat di Gedung PKK Kabupaten Bojonegoro, menggelar beberapa agenda kegiatan mulai Rapat Pleno rutin, Halal Bihalal dan penyerahan santunan berupa uang tunai dan paket sembako bagi 3 orang warga Kecamatan Bojonegoro Kota yang kurang mampu.

Dijelaskan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Ny Narty Suprianto SE, bahwa bantuan seperti ini biasanya diserahkan saat kunjungan di lapangan, hanya saja untuk 3 orang ini domisili mereka juga diwilayah kota dan bertepatan dengan rapat pleno serta halal bihalal, sehingga para penerima diundang untuk menerima bantuan.
Ny Narty Suprianto juga menjelaskan bahwa jika selama ini fokus bantuan untuk keluarga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sejak beberapa waktu lalu di perluas cakupannya antara lain untuk lanjut usia (lansia), orang yang menderita sakit menahun dan yatim piatu.
“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah untuk warga yang memang layak untuk mendapatkan bantuan. Dan bantuan ini setidaknya akan membantu meringankan beban hidup mereka.” terang Ny Narty Suprianto.
Untuk yang belum tercover BPJS atau Jaminan Kesehatan, lanjut Ibu Narty Suprianto, akan dibuatkan oleh Dinas Kesehatan. Dan pada tanggal 10 Juli 2018 mendatang, Tim Penggerak PKK akan memulai melakukan kunjungan kerja ke kecamatan guna melakukan pembinaan administrasi dan papan data.
“Di setiap kunjungan akan diserahkan santunan bagi 10 anak yatim-piatu di masing-masing wilayah.” imbuh Ny Narty Suprianto.
Adapun ketiga orang penerima bantuan tersebut adalah, Mbah Sri Maryati warga Kelurahan Sumbang RT 013 RW 004, Amiasih, warga Jalan Basuki Rahmat Gg Aspol, Desa Sukorejo dan Pardjono warga Kelurahan Banjarjo Kecamatan Bojonegoro Kota.

Pardjono, salah satu penerima bantuan, bahwa dirinya harus merawat istrinya yang menderita kanker payudara sejak 2014 lalu dan harus merawat sang anak yang kini berusia 11 tahun namun tidak bisa berjalan karena menderita kelainan sejak lahir. Sang anak sempat mengenyam pendidikan di SLB namun sejak sang ibu menderita kanker payudara praktis anaknya tidak bersekolah. Apalagi sang anak juga tidak bisa berjalan karena menderita sakit sejenis polio.
“Terima kasih kepada pemerintah utamanya Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro yang telah peduli dengan apa yang menimpa saya dan keluarganya. Semoga perhatian pemerintah ini juga tertuju untuk anak dan istri saya.” ucap pardjono.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiarti SKM M Kes, menjelaskan bahwa dinkes akan terus memantau kondisi keluarga Pardjono. Dijelaskan oleh Ninik bahwa Pardjono sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), sedangkan dua keluarga lainnya masih belum dan nantinya akan dibuatkan Jamkesda.
“Apalagi saat ini Pemkab Bojonegoro tengah mengupayakan integrasi jamina kesehatan ke BPJS. Pihaknya juga akan melakukan pemantauan kepada istri Pardjono yang menderita kanker payudara tersebut.” terang Ninik Susmiarti.
Seusai menyerahkan santunan, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Ny Narty Suprianto SE, melanjutkan agenda selanjutnya yakni Rapat Pleno Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro dan Halal Bihalal. (red/imm)












































.md.jpg)






