Pedagang Pasar Kota Pindah Sementara Selama Renovasi, Ada yang Swadaya
Senin, 06 Juli 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Ratusan pedagang pasar Bojonegoro Kota berpindah ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) selama proses renovasi berlangsung. Pemkab Bojonegoro menyediakan Pasar Wisata di Desa Campurejo sebagai TPS secara gratis atau tanpa biaya sewa. Berdasar data Dinas Perdagangan dan UMKM Bojonegoro, jumlahnya sekitar 390 pedagang. Mereka telah memindahkan barang dagangan ke lokasi yang disediakan di Pasar Wisata pada akhir bulan Juni lalu.
Meski demikian, sejumlah pedagang memilih tidak ikut pindah ke lokasi tersebut. Beberapa menyewa sendiri di lain tempat yang tak jauh dari pasar Kota misalnya di Jalan Mastrip atau Jalan Hasyim Asyhari. Bahkan sejumlah pedagang berinisiatif untuk membuat tempat sendiri secara swadaya dengan menyewa tanah dan mendirikan bangunan semi permanen. Seperti di TPS Mandiri yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, sekitar 200 meter ke timur dari lokasi sebelumnya.
Baca Pedagang Pasar Kota Gelar Doa Bersama Jelang Relokasi
Saat awak media ini mengunjungi TPS Mandiri tersebut pada Minggu (05/07/2026) kemarin, nampak sejumlah pekerja tengah mengerjakan bangunan kios dengan rangka, dinding dan atap dari galvalum. Berdempet-dempet sekitar 50 petak kios. Ada juga yang tengah membuat toilet dan musala.
Salah satu koordinator TPS Mandiri tersebut, Hafida, mengaku bahwa sejumlah pedagang memang merasa tempat wisata yang difasilitasi Pemkab Bojonegoro tidak cukup mengakomodir mereka. Ada sejumlah pedagang yang tidak cocok dagangannya bila menggunakan fasilitas dari Pemkab tersebut meskipun tanpa biaya sewa.

Kios-kios pedagang di Tempat Penampungan Sementara Mandiri. (Aset: Berita Bojonegoro/ tohir)
Di TPS Mandiri ini setidaknya ada sebanyak 55 pedagang. Mereka swadaya menyewa lahan, iuran dengan jumlah rata semuanya. Iuran itu dipakai untuk menyewa lahan dan membangun kios semi permanen dengan rangka, atap dan dinding dari galvalum serta fasilitas umum seperti toilet, musala dan aliran listrik.
“Ini ada tambahan lagi baru. Di belakang. Masih proses membuat kiosnya. Kami di sini tidak ada paksaan Mas. Sukarela semuanya,” kata Fida sambil menunjuk lahan bagian belakang yang tengah dipersiapkan.
Sejumlah pekerja nampak membersihkan rerumputan dan membuat rangka bangunan. Di bagian belakang ini nantinya akan dibuat menampung pedagang yang baru gabung sekaligus tempat parkir.
“Parkirnya nanti di sini, tidak di depan. Jadi dari gerbang utama masuk ke sini. Di belakang pasar,” kata pedagang ikan asin ini.
Fida mengaku lahan di sini disewa selama satu tahun. Akan berlanjut hingga pasar kota siap digunakan setelah renovasi selesai.(red/toh)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir






































