News Ticker
  • Dari Sampah Menjadi Harapan: Gerakan Warga Ngumpakdalem Ubah Limbah Jadi Nilai Ekonomi
  • Dari GOR Dolokgede, Semangat Kompetisi Pelajar Bojonegoro Digelorakan Mannah Cup 2026
  • Perkiraan Cuaca Rsbu, 08 April 2026
  • Tahukah Anda ?
  • Pertagas Hijaukan Enam Wilayah Operasi Melalui Penanaman 4.300 Pohon
  • Bayi Baru Lahir Belum Otomatis Aktif BPJS Kesehatan: Masih Wajib Daftar
  • Kemenhaj Bojonegoro Bekali Ratusan Karu dan Karom Jelang Keberangkatan Haji 2026
  • Dukung Kebijakan Bike to Work Pemkab Bojonegoro, Guru SMPN 1 Kasiman Pilih Lari ke Sekolah
  • Kejar Predikat WBK 2026, Pemkab Bojonegoro Siapkan Dinas Dukcapil dan RSUD Sumberrejo
  • Truk Tabrak Pohon di Bubulan, Bojonegoro, Pengemudi Truk Luka-Luka
  • GOW Bojonegoro Perkuat Sinergi, Perempuan Jadi Motor Penggerak Pendidikan dan Ketahanan Pangan
  • Jatim Siapkan Mitigasi Krisis Energi dan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
  • Tekan Angka Diabetes, BPOM Resmi Sahkan Label ‘Nutri-Level’ pada Pangan Olahan
  • Prakiraan Cuaca Hari Ini di Bojonegoro
  • Kecelakaan Tabrak Lari di Gayam, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka Berat
  • 07 April dalam Sejarah
  • Sungai Besuki Meluap, Jalur Kedungbondo ke Sumuragung Terganggu
  • RS Aisyiyah Bojonegoro Terapkan Sistem Antrean Baru untuk Pasien, Pangkas Waktu Tunggu Lebih Efektif
  • Penumpang Angkutan Lebaran di Stasiun Bojonegoro Capai 55 Ribu, Meningkat 15 Persen dari Tahun Sebelumnya
  • Pemprov Jatim Jalin Kerjasama Wisata Religi dengan Uzbekistan
  • HUT ke-13 PDKB, Momentum Menghapus Sekat dan Wujudkan Bojonegoro Ramah Disabilitas
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Pasar Murah di Desa Lengkong, Balen
  • Rasa Sakit pada Sunat Lebih Terasa daripada Vasektomi
  • Prakiraan Cuaca 06 April 2026 di Bojonegoro
Setelah 2 Kali Gagal, Anak Satpam Asal Bojonegoro ini Akhirnya Berhasil Masuk Polwan

Setelah 2 Kali Gagal, Anak Satpam Asal Bojonegoro ini Akhirnya Berhasil Masuk Polwan

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro - Ika Septiani (21) hanyalah anak seoran penjaga keamanan atau boleh dibilang petugas satuan pengamanan (Satpam) dari sebuah perusahaan di Bojonegoro. Meskipun telah dua kali gagal dalam mengikuti seleksi penerimaan Bintara Polri,  yaitu pada tahun 2016 dan tahun 2017, karena tekad dan semangatnya yang luar biasa, akhirnya pada tahun 2018 ini, dirinya berhasil dan dinyatakan lolos dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun 2018 Polda Jawa Timur.

 

Ika Septiani (21), lahir 29 September 1997, anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya bernama Ahmad (48) dan ibunya Jumiatun (40), tinggal di Dusun Glagah Desa Sukowati RT 007 RW 005 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Ayahnya sehari-hari berprofesi sebagai petugas satpam, sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa.

Ika Septiani, merupakan salah satu dari 25 peserta yang dinyatakan lolos dalam seleksi penerimaan Bintara Polri, yang mendaftar melalui Panitia Bagian Penerimaan (Pabanrim) Polres Bojonegoro. Dari 25 peserta asal Bojonegoro yang lolos seleksi tersebut, 3 diantaranya adalah polwan, termasuk Ika Septiani, sementara 22 lainnya adalah polki.

Sedangkan untuk tingkat Polda Jawa Timur, Ika Septiani, merupakan salah satu dari 15 peserta polwan, yang dinyatakan lolos seleksi di wilayah Polda Jawa Timur.

 

Menurut penuturan ayahnya, Ahmad, bahwa awal  mula anak gadisnya tersebut berkeinginan menjadi anggota polri berawal pada tahun 2014 lalu, saat itu keponakannya atau saudara sepupu anaknya, diterima atau lolos dalam seleksi penerimaan Bintara Polri tahun 2014.

“Keponakan saya tersebut juga dari keluarga biasa dan saat masuk menjadi anggota polri juga tanpa melalui koneksi atau menggunakan uang. Murni karena kemampuan keponakan saya,” jelas Ahmad, saat ditemui awak media ini di rumahnya, Minggu (05/08/2018) siang.

Pada saat yang sama, lanjut Ahmad, anaknya Ika Septiani, yang saat itu masih bersekolah, terpilih menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Bojonegoro, sehingga anaknya tersebut sangat terobsesi untuk menjadi anggota polri atau polwan.

“Kalau kakak sepupunya yang juga berasal dari keluarga biasa dapat diterima menjadi anggota polri, dirinya juga harus bisa,” tutur Ahmad, menirukan kata-kata anaknya kala itu.

Ahmad menceritakan, bahwa cita-cita anaknya tersebut ternyata tidak mudah untuk di raih. Setelah lulus dari SMKN 4 Bojonegoro, saat itu anaknya tidak langsung mendaftar. Anaknya ingin mempersiapkan diri terlebih dahulu dan baru pada tahun 2016, anaknya mendaftar, untuk menjadi bintara polri.

“Namun sayang, saat itu dia gagal,” tutur Ahmad.

Setelah gagal saat pertama kali mendaftar, tidak membuat anaknya patah semangat. Saat itu anaknya bertekad untuk mendaftar kembali pada tahun berikutnya, yaitu tahun 2017. Namun sekali lagi, cita-cita anaknya untuk menjadi polwan, saat itu masih tertunda.

“Usai kegagalan yang kedua, banyak sekali yang berkata miring tentang penyebab kegagalan anak saya. Yang harus mencari koneksi lah, harus pakai uang lah.” tutur Ahmad, menceritakan peristiwa setahun lalu.

Namun demikian, Ahmad tetap yakin, bahwa kegagalan anaknya bukan karena tidak punya koneksi atau karena tidak menggunakan uang, akan tetapi anaknya yang memang dinyatakan belum mampu. Hal tersebut yang mendorong anaknya untuk lebih giat belajar dan berlatih, agar pada pendaftaran tahun berikutnya, atau tahun 2018, dapat berhasil, karena kesempatannya hanya tinggal sekali.

Sajak saat itu, setiap pagi dan sore anaknya giat berlatih fisik, sementara kalau malam, belajar dari buku. beberapa kali anaknya juga mengikuti pelatihan yang dilaksanakan di Polres Bojonegoro.

“Selain latihan fisik tiap pagi dan sore, Ika juga banyak meminjam buku dari teman-temanya yang sekolah di SMA, karena ada beberapa mata pelajaran di SMA yang tidak diterima di SMK.” jelas Ahmad.

Akhirnya, lanjut Ahmad, semua perjuangan anaknya terbayar sudah. Semua pengorbanannya tidak sia-sia. Meskipun sudah gagal 2 kali, dengan semangat dan tekad yang kuat, akhirnya anaknya dinyatakan lolos dalam seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun 2018 Polda Jawa Timur.

“Saya dan ibuknya cuma bisa bantu doa. Saat mendaftar, semua persyaratan dia sendiri yang urus. Alhamdulillah akhirnya cita-cita anak saya terkabul,” tutur Ahmad, sambil menahan rasa haru.

Kini Ahamad cukup berbangga diri dan sangat bersyukur dengan keberhasilan anaknya yang diterima menjadi polwan. Dirinya dapat membuktikan bahwa meskipun kondisi ekonomi keluarganya pas-pasan, namun anaknya dapat diterima masuk menjadi polwan tanpa harus mencari koneksi ataupun menggunakan uang.

“Kalau benar, besarnya uang yang diminta sebesar itu pak, seandainya tanah dan rumah saya ini saya jual, masih belum cukup pak.” tegas Ahmad.

Ketika ditanya, apa ada pesan untuk para orang tua yang anaknya berkeinginan menjadi anggota polri. Ahmad menyampaikan bahwa jangan pernah melarang anak-anak yang ingin menjadi anggota polri, meskipun tidak memiliki uang yang berlimpah.

Ahmad juga menuturkan, kepada para tetangga dan kerabatnya yang datang mengucapkan selamat atas keberhasilan anaknya termasuk kepada para jamaah masjid di kampungnya, dirinya menyampaikan bahwa anaknya dapat diterima menjadi polwan tanpa menggunakan uang sepeserpun.

“Jangan percaya kata orang yang dapat menjamin kelulusan menjadi anggota polri dengan meminta sejumlah uang. Harus percaya pada kemampuan anak. Yang penting giat berlatih, utamanya siapkan fisik dan mental serta belajar yang rajin.” pesannya.(red/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Bojonegoro - PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) melakukan terobosan besar dalam memperingati hari jadinya yang ke-30 dengan berencana menghadirkan ...

1775618478.4182 at start, 1775618478.7485 at end, 0.33029699325562 sec elapsed