Peristiwa Kebakaran
Aparat Masih Lakukan Penyelidikan, Kerugian Material Kebakaran Rumah Warga di Cepu
Senin, 08 Oktober 2018 19:00 WIBOleh Priyo SPd
Oleh Priyo SPd
Blora - Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat kembali terjadi di wilayah Kecamatan Cepu, pada Senin (08/10/2018) sekira pukul 11.00 WIB siang tadi, Sebanyak 5 (lima) unit bangunan rumah milik dua bersaudara, Muandim bin Mat Fauzi (47) dan milik Samsuri bin Mat Fauzi (45), keduanya warga Desa Kapuan Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, ludes terbakar.
Hingga saat ini, apara gabungan dari Polsek Cepu dan Tim Inafis dari Polres Blora, masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran dan melakukan pendataan jumlah total kerugian material, akibat kebakaran tersebut.
Baca: Lagi, Kebakaran Terjadi di Cepu, 5 Rumah Warga Ludes Dilalap Si Jago Merah

Kapolsek Cepu Ajun Komisaris Polisi (AKP) Slamet Riyadi SH, kepada awak media ini menuturkan bahwa kronologi peristiwa kebakaran tersebut bermula, pada Senin (08/10/2018) sekira pukul 11.00 WIB, korban Muadim, mendapat laporan dari warga, bahwa rumahnya dan rumah adiknya terbakar, sehingga korban segera menghubungi adiknya sambil meminta bantuan mobil pemadam kebakaran.
“Korban Muadim kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cepu,” jelas Kapolsek.
Saat petugas datang, kobaran api sudah cukup besar dan 4 (empat) unit mobil pemadam kebakaran berikut 2 (dua) unit mobil suplai air, dari PPSDM Migas Cepu dan Satpol PP Kabupaten Blora, sudah berupaya melakukan pemadaman.
“Petugas pemadam berupaya melakukan pemadaman dan sekira pukul 13.30 WIB, api dapat dipadamkan,” lanjut Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, berdasarkan hasil identifikasi dan olah TKP, diketahui ciri-ciri bangunan rumah yang terbakar tersebut dinding terbuat dari kayu, rangka kayu jati, atap genting.
“Rumah tersebut juga di jadikan usaha barang bekas atau rosok sehingga banyak barang-barang yang mudah terbakar.” jelas Kapolsek
Sementara, kerugian material masih dalam perhitungan, karena bangunan rumah tersebut juga dipergunakan untuk pengolahan barang bekas atau rosok, sehingga banyak barang-barang bekas di dalam rumah tersebut yang belum dapat di taksir nilainya.
“Belum tahu mas, soalnya rongsokan, yang punya belum bisa ngira-ngira berapa nilainya,” imbuh Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. sedangkan untuk penyebab kebakaran, belum dapat dipastikan, dugaan sementara, sumber api diketahui dari tempat sampah yang terdapat di dekat timbunan rosok yang berada di samping rumah.
“Masih dalam penyelidikan petugas mas,” pungkas AKP. Slamet Riyadi SH. (teg/imm)































.md.jpg)






