News Ticker
  • 5 Rumah Warga Sukosewu Bojonegoro Rusak Diterjang Angin
  • Lomba Cerdas Cermat Matematika dan IPA Bojonegoro 2019 Dibuka
  • Bhayangkari Cabang Bojonegoro Gelar Pembinaan Rohani
  • 45 Anggota Polres Bojonegoro Terima Penghargaan dari Kapolres
  • Kecelakaan Beruntun di Tambakrejo Bojonegoro, 2 Pemotor Luka Berat
  • Lagi, Cabai Petani di Blora Diborong ASN
  • Diterjang Angin, Kandang Sapi Milik Warga Gayam Bojonegoro Roboh  
  • Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Sejumlah Pohon dan Tower di Bojonegoro Roboh
  • Kualitas Diri
  • Ratusan Pengemudi Truk di Bojonegoro, Deklarasikan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
  • Kakek Pejalan Kaki di Temayang Bojonegoro, Tewas Ditabrak Motor
  • Korban Kebakaran di Tuban yang Meninggal, Karena Terjebak di Dalam Toko
  • Seorang Bocah di Bubulan Bojonegoro, Meninggal Dunia Tenggelam di Sungai
  • Kebakaran di Parengan Tuban, 1 Orang Meninggal Dunia 2 Orang Lainnya Luka-Luka
  • Tabrakan Motor di Purwosari Bojonegoro, Seorang Pengendara Luka-Luka
  • Warga Balen Bojonegoro Yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Meninggal Dunia
  • Polri Buka Pendaftaran Anggota dari Sumber SIPSS
  • Badai Pasti Berlalu
  • Mayat Warga Sragen Ditemukan di Bengawan Solo Padangan Bojonegoro
  • Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Blora, Borong Cabai Petani
  • Diduga Akibat Obat Nyamuk, Rumah Warga Kedungadem Bojonegoro Terbakar
  • Banjir Bandang Juga Terjadi di Kecamatan Kepohbaru dan Sukosewu Bojonegoro
  • Melawan Saat Ditangkap, Maling Motor di Tuban Dilumpuhkan Petugas
  • Tabrakan Motor di Sugihwaras Bojonegoro, 1 Orang Patah Tulang Kaki
  • Tanggul Kali Mekuris di Sumberrejo Bojonegoro Jebol, Sawah dan Rumah Warga Tergenang

Festival Banyu Urip, Destinasi Wisata Hiburan dalam Semarak Perayaan Hari Jadi Ke-341 Kabupaten Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro - Ribuan warga memadati lapangan sepakbola, jalan-jalan, dan warung-warung di sekitarnya. Ada yang duduk, ada yang berdiri. Hampir tidak ada ruang untuk berjalan. Malam itu, suasana Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro menjadi sangat padat, ada perhelatan tahunan yang sedang berlangsung: Festival Banyu Urip 2018.

Semua mata tertuju pada panggung besar di tengah. Penabuh gamelan dan para sinden bersautan menyulam irama merdu nan atraktif. Mereka nampak sangat memukau hingga tak satu pun penonton yang bergerak teralihkan. Bahkan tidak ada riuh percakapan yang mengganggu syahdunya musik dan nyayian.

Riuh dan tepuk tangan penonton pecah saat bintang tamu mulai muncul. Inilah Ketoprak Guyon Maton Cak Percil Cs. Ketenaran mereka sepadan dengan kemampuannya menyajikan guyonan-guyonan yang terus membuat penonton terpingkal-pingkal selama pertunjukan.

Meski hujan sempat menyiram lokasi, penonton terus terhipnotis dengan penampilan Cak Percil Cs. Kebahagiaan dari tertawa rupanya mampu melenakan mereka. Semua merasa terhibur.

Penampilan Ketoprak Cak Percil ini merupakan bagian dari Festival Banyu Urip 2018 yang digelar sejak Jumat malam (16/11/2018) di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pada Sabtu malam itu (17/11/2018), Cak Percil seolah menjadi puncak dari rangkaian kegiatan.

 

 

Namun ternyata kemeriahan tidak berhenti malam itu. Esok harinya, Minggu, ribuan penggemar olahraga sepeda berduyun-duyun menyusuri rute yang telah disusun panitia Ngonthel Bareng Tour de Gayam. Ratusan komunitas pesepeda dari berbagai kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah menikmati suasana sepanjang jalur off-road dan on-road pagi itu. Acara pagi itu menjadi sangat meriah karena diberangkatkan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto.

Pada Festival Banyu Urip tahun ini, hari pertama dibuka dengan penampilan reog yang berkolaborasi dengan atraksi silat dari Bojonegoro Kampung Pesilat, serta pengajian bersama ulama dan Forkopimda. Kemudian hari kedua, Sabtu pagi, kegiatan dilanjutkan dengan lomba kreativitas anak-anak. Dilanjutkan dengan diskusi kepemudaan dengan para tokoh pemuda nasional pada siang harinya.

Selama kegiatan, para pengunjung menyaksikan berbagai stan yang memamerkan beragam produk unggulan asli Kecamatan Gayam. Mulai batik jonegoroan, olahan jamur, beras organik, produk kopi, produk pertanian, dan lain-lain.

Pengunjung juga disuguhkan hiburan-hiburan dari karang taruna. Secara terpisah mereka menampilkan band akustik, karawitan, kesenian oklik dan pertunjukan opera. Mereka menunjukkan bahwa pemuda Kecamatan Gayam memiliki potensi kreativitas yang patut diunggulkan.

 

 

Festival Banyu Urip 2018 digelar oleh Forum Pengurus Karang Taruna Kecamatan Gayam dalam rangka Hari Jadi ke-341 Kabupaten Bojonegoro dan Hari Jadi ke-6 Kecamatan Gayam. Momentum ini telah mengantarkan Kecamatan Gayam sebagai destinasi wisata hiburan. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendukung kegiatan-kegiatan yang telah menyedot banyak pengunjung seperti ini.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah mengapresiasi kreativitas generasi muda Kecamatan Gayam. Menurutnya, generasi muda seyogyanya siap menghadapi perkembangan teknologi pada masa ini dengan terus berkreasi dan belajar.

“Bojonegoro terus berkembang, putra-putri (Kecamatan) Gayam harus terus belajar agar siap menjadi bagian dari kemajuan yang kian pesat ini,” ucap Bupati ketika memberikan sambutan dalam Festival Banyu Urip 2018, Sabtu malam itu.

Bupati berharap, potensi alam dan budaya Bojonegoro kelak akan dikelola oleh para pemuda kreatif putra-putri daerah. Dia juga berpesan agar dukungan dari berbagai pihak saat ini bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Yang terpenting adalah kalian harus terus berkarya,” ungkapnya.

Festival Banyu Urip 2018 sendiri didukung sepenuhnya oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Atas persetujuan dan dukungan SKK Migas, operator Lapangan Minyak Banyu Urip tersebut telah empat kali berkolaborasi dengan karang taruna mewujudkan pagelaran Festival Banyu Urip.

External Affairs Manager EMCL, Dave A Seta mengatakan, Festival Banyu Urip merupakan wujud kolaborasi antara usaha hulu migas dengan masyarakat dan Pemerintah dalam merayakan Hari Jadi Ke-6 Kecamatan Gayam sekaligus memeriahkan Hari Jadi Ke-341 Kabupaten Bojonegoro. Seluruh elemen masyarakat bersinergi dalam berbagai kegiatan seni, budaya, diskusi, dan hiburan dengan mengangkat tema Harmoni Energi dan Budaya Banyu Urip untuk Negeri.

“Kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-341 Kabupaten Bojonegoro dan Hari Jadi ke-6 Kecamatan Gayam. Semoga masyarakat Bojonegoro semakin maju, sejahtera dan semakin produktif dengan semangat energi baru,” pungkasnya. (*/imm)

 

Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Pencopotan ini Sebagai Bagian dari Konsolidasi Politik

Pencopotan ini Sebagai Bagian dari Konsolidasi Politik

Di tengah keseriusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro dalam mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VI tahun 2019 ini, ...

Quote

Kualitas Diri

Kualitas Diri

Oleh Dr Hj Sri Minarti MPd.I Kualitas atau mutu diri dapat diartikan suatu hasil produk atau jasa melalui proses yang ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik

Ekonomi Kreatif

Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik

Blora - Sri Astini (47) seorang ibu rumah tangga warga RT 04/RW 02 Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

297 kunjungan

536 halaman dibuka

45 pengunjung online

Bulan ini

122.179 kunjungan

209.617 halaman dibuka

Tahun ini

122.179 kunjungan

209.617 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 733.578

Indonesia: 11.216

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015