Peristiwa Orang Meninggal Mendadak
Warga Boyolali Ditemukan Meninggal Dunia di Pinggir Jalan di Kedungadem Bojonegoro
Rabu, 22 Mei 2019 08:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Kedungadem) - Seorang lelaki bernama Mustamar (56) warga Dusun Karanglo RT 006 RW 001 Desa Guli Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali Jawa tengah, pada Selasa (21/05/2019) sekira pukul 17.40 WIB, ditemukan meninggal dunia di jalan poros desa jurusan Mojorejo - Kendung, turut Desa Kendung Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.
Petugas saat melaksanakan identifikasi jenazah korban, Mustamar (56) warga Desa Guli Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali, yang ditemukan meninggal dunia Kecamatan Kedungadem Bojonegoro. Selasa (21/05/2019)
Informasi yang didapat awak media in i dari Kapolsek Kedungadem, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agus Elfauzi SSos, bahwa berdasarkan keterangan para saksi, kronologi kejadian tersebut bermula pada Selasa (21/05/2019) sore, korban sedang menarik gerobak yang berisikan daun pintu dengan jumlah 4 lembar, berjalan di jalan Desa Kendung Kecamatan Kedungadem, dari arah utara keselatan.
“Sesampainya di lokasi kejadain, korban berhenti dan tibba-tiba terjatuh sambil kejang-kejang,” kata Kapolsek.
Melihat kejadian tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung berlarian untuk membantu menolong dan membopong korban.
“Namun selang beberapa saat setelah ditolong, korban meninggal dunia.” kata Kapolsek mengimbuhkan.
Kapolsek menambahkan, setelah pihaknya menerima laporan, dirinya bersama anggota dan petugas medis, segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap korban.
Berdasarkan hasil identifikasi, ciri ciri korban diketahui, jenis kelamin laki-laki; panjang mayat 164 sentimeter, - tubuh sedang, rambut hitam pendek, saat ditemukan memakai kaos lengan panjang warna biru dan memakai celana panjang kain warna coklat.
Ditemukan tiga Jenis obat di kantong saku celana korban, yang menurut keterangan petugas medis obat untuk penyakit jantu, anti nyeri dan obat tekanan darah tingga.
“Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Diduga penyebab kematina korbanakibat serangan jantung,” tutur Kapolsek. (red/imm)