News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Proyek Trotoar dan Drainase Tahun 2025 Sesuai Aturan
  • Dispensasi Nikah karena Zina di Bojonegoro Meningkat Tajam Sepanjang 2025
  • Bojonegoro Dapat Alokasi Pupuk Subsidi 130.177 Ton pada 2026
  • Tips Ampuh Mengatasi Kaki Pecah-Pecah
  • 9 Januari dalam Sejarah
  • 5 Rumah Warga Tambakrejo, Bojonegoro Roboh Diterjang Angin, Kerugian Capai Rp 160 Juta
  • Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Ngraho, Bojonegoro Alami Kerusakan
  • Pemkab Blora Terus Dorong Perluasan Rute Trans Jateng
  • RSUD Bojonegoro Resmi Jadi Penyedia Layanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Pemkab Bojonegoro Pasang Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos untuk Transparansi
  • Pengalaman Kulineran Bebek THR Surabaya yang Khas dan Unik
  • Tertabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek, Seorang Wartawan di Baureno, Bojonegoro Meninggal
  • Gubernur Khofifah Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok di Bidang SDM dan Perdagangan
  • Pemasangan Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos Bojonegoro Hampir Tuntas
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Seorang Pejalan Kaki Meninggal Dunia
  • Gubernur Jatim Tegaskan Kasus Influenza Varian Baru Masih Terkendali
  • Perkuat Sinergi, Rumah Sakit Aisyiyah Lakukan Kunjungan ke BPJS Kesehatan Bojonegoro
  • 8 Januari dalam Sejarah
  • Wamenhaj RI Minta Aparat Hukum Tegas Tangkap Pelaku Korupsi Penyelenggaraan Haji
  • Bupati Bojonegoro Terima Penghargaan Bidang Ketahanan Pangan dari Presiden Prabowo
  • Pemkab Bojonegoro Ikuti Acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional secara Daring
  • APBD Bojonegoro 2026 Ditetapkan Rp6,49 T, Prioritas pada Kesehatan, Pendidikan dan Infrastruktur
  • Hati-Hati! Beredar Akun Facebook Mengaku Bupati Bojonegoro, Mayarakat Diminta Waspada
  • Manfaat Kunyit untuk Kesehatan, dari Anti-Inflamasi hingga Anti-Kanker
Kapolres Bojonegoro Sampaikan Potensi Kerawanan Dalam Pilkades Serentak 2020

Pilkades Serentak 2020

Kapolres Bojonegoro Sampaikan Potensi Kerawanan Dalam Pilkades Serentak 2020

Bojonegoro - Dalam sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang Ketiga, Tahun 2020 yang digelar di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro, Senin (07/10/2019), Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli SIK MH MSi, dalam paparannya menyampaikan sejumlah potensi kerawanan yang mungkin tibul dalam pelaksaan Pilkades di Kabupaten Bojonegoro.
 
"Perlu diketahui dalam membuat rencana pengamanan, perlu melihat sisi Asta Gatra, yaitu dari sisi Tri Gatra, yang meliputi sisi geografi, demografi dan sumber daya alam. Kemudian sisi Panca Gatra, meliputi ideologi, politik, ekonimi, sosial budaya dan keamanan." kata Kapolres AKBP Ary Fadli.
 
 
 
 
 
 
 
 

Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang Ketiga, Tahun 2020 Kabupaten Bojonegoro, di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro. Senin (07/10/2019)

 
Menurut Kapolres, potensi kerawanan dalam pilkades kalau dilihat dari sisi panca gatra ini, ada di keamanan sosial budaya, di mana di Kabupaten Bojonegoro sebagaimana diketahui ada 20 perguruan pencak silat.
 
"Biasanya kalau pilkades ini memanfaatkan perguruan-perguruan yang ada. Jadi tolong ini nanti diantisipasi. Bagi calon kepala desa silakan memanfaatkan segala potensi yang ada, tapi dimanfaatkan secara baik, jangan sampai menimbulkan konflik.
 
 
Kapolres menyampaikan bahwa perguruan silat di Kabupaten Bojonegoro sudah direkatkan dengan Bojonegoro Kampoeng Pesilat.
 
"Jangan sampai gara-gara pilkades pecah lagi. Kepala Desanya bertanggungjawab. Nanti saya minta pertanggungjawabannya kalau membuat pecah lagi. Silahakn kalau mau dimanfaatkan, dengan cara yang positif." kata Kapolres dengan tegas.
 
 
Kerawanan selanjutnya adalah, dari 28 kecamatan di Bojonegoro, ada 12 kecamatan yang menggelar pilkades lebih dari 10 desa. Hal tersebut juga bisa menjadi salah satu potensi, dengan tingkat kerawanan yang berbeda,
 
"Nanti akan kami mapping, sehingga nanti pola pengamanan khusus untuk 12 kecamatan ini akan sedikit berbeda. Nanti kami mohon masukan dari bapak-ibu sekalian, khususnya dari kepala desa, terkait kerawanan-kerawanan yang ada, sehingga nanti pada saat disusun pola pengamanan tidak salah dan bisa tepat sasaran, efisien dan efektif, " kata Kapolres.
 
Sementara dalam tahapan pilkades, kerawanan mulai terjadi saat pembentukan panitia desa. "Jadi silakan bentuklah panitia yang betul-betul profesional dan tidak berpihak kemana-mana," kata Kapolres.
 
Kerawanan selanjutnya terjadi saat pendafftaran bakal calon kepala desa. Menurut Kapolres, berdasarkan evaluasi pilkades tahun lalu, ada kepala desa yang mengulur-ulur memberikan tandatangan kepada bakal calon kepala desa yang hendak mendaftar.
 
"Tolong cara cara seperti ini dihindari. Upaya-upaya seperti itu jangan dilakukan. Yang pertama mempermalukan diri anda sendiri, yang kedua anda tidak gentlement." kata Kapolres.
 
Lebih lanjut Kapolres berpesan aga kepala desa yang saat ini menjabat, agar tidak mempersulit warganya yang ingin mendaftar menjadi calon kepala desa.
 
"Apabila ada warganya atau orang yang secara undang-undang mempuanya hak untuk ikut serta dalam pilkades, ya diberikah haknya, jangan dipersulit. Prinsipnya kalau mempersulit orang, hidupnya nantinya juga akan dipersulit orang lain," kata Kapolres.
 
 
Tahapan yang selanjutnya yang memiliki kerawanan adalah saat seleksi ujian, apabila calonnya lebih dari 5 orang.
Kapolres juga menyampaikan bahwa ada beberapa tahapan yang memiliki kerawanannya tinggi, di antaranya pada saat kampanye, kemudian pada saat masa tenang.
 
"Masa kampanye, dari evaluasi tahun lalu, waktunya cukup singkat dan secara bersaman. Mohon bapak ibu yang punya masa, tolong disampaikan supaya masanya tertib, bisa bekerja sama dengan pihak keamanan untuk menjaga ketertiban," kata Kapolres.
 
 
Kerawanan lain adalah adanya perjudian. Menurut Kapolres, pada pilkades tahun lalu, ada pelaku perjudian pilkades yang ditangkap petugas. Hal itu menunjukkan bahwa indikasinya ada, dan orangnya dari luar Bojonegoro.
"Perhelatan pilkades ini merupana moment yang ditunggu tunggu, tidak hanya para calon kepala desa, tetapi juga para calon pemain itu," kata Kapolres.
 
Masih menurut Kapolres, bahwa pola pengamanan akan didasarkan pada mapping kerawanan, dari histori desa, calon, jumlah DPT, pengusung, dan pendukung. Itu beberapa faktor yang nantinya menentukan tingkat kerawanan yang ada di desa masing-masing.
 
"Misal saja kalau calonnya bapaknya sama anaknya, atau bapaknya sama ibunya, Inshaa Allah yang begini aman lah. Kalau bisa dari 233 desa ini, calonnya suami istri saja lah, biar situasinya aman," tutur Kapores Sambil bergurau, yang disambut tertawa oleh para hadirin. (red/imm)
Banner Ucapan Nataru ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Bojonegoro - Peluang Bojonegoro Geopark untuk meraih UNESCO Global Geopark (UGGp) cukup besar, karena Bojonegoro mengangkat tema petroleum system paling ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1767987646.1681 at start, 1767987646.6139 at end, 0.4457859992981 sec elapsed