Pemkab Bojonegoro Gelar Bazar UMKM Ramadan di Seputar Alun-Alun
Sabtu, 21 Februari 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Bazar UMKM untuk mendukung pertumbuhan dan penguatan pelaku usaha kecil menengah di tengah bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Acara ini resmi dibuka oleh Bupati Setyo Wahono pada Jumat, 20 Februari 2026, meskipun sempat diguyur hujan.
Bazar yang bertajuk Bazar Ramadhan UMKM Bahagia ini berlangsung selama sebulan penuh, mulai 20 Februari hingga 20 Maret 2026, setiap hari pukul 14.00–22.00 WIB. Lokasinya berada di sepanjang Jalan P. Mas Tumapel dan Jalan Pasar Kota, Bojonegoro, sehingga mudah diakses masyarakat untuk berbelanja kebutuhan puasa, takjil, hingga produk unggulan lokal.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menekankan bahwa bazar ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
“Kita tahu kesempatan Ramadhan ini kebutuhan masyarakat sangat banyak. Bazar ini membantu meringankan apa yang dibutuhkan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi UMKM untuk terus berpromosi, bersaing, dan naik kelas,” ujar Bupati.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 40 tenda dari berbagai instansi dan organisasi seperti PKK, GOW, DWP, Disperinaker, Disdagkop UMKM, Dinpora, serta asosiasi dan paguyuban UMKM. Ditambah 35 tenda pedagang di area Alun-Alun Bojonegoro, total stan yang tersedia cukup banyak untuk menampilkan beragam produk, mulai dari jajanan takjil, makanan dan minuman berbuka puasa, hingga produk khas Bojonegoro lainnya.
Setelah pembukaan resmi dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim” pukul 15.55 WIB, Bupati beserta Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, dan kepala perangkat daerah langsung meninjau stan-stan serta menyapa para pelaku UMKM. Para pedagang sudah mulai menata stan sejak siang hari, menunjukkan antusiasme tinggi meski cuaca kurang bersahabat.
Menurut salah satu pelaku UMKM, Irva dari Forum Kewirausahaan Bojonegoro, bazar ini diharapkan bisa menginspirasi pemuda Bojonegoro untuk berwirausaha serta membantu pelaku usaha yang sudah ada untuk semakin berkembang. Sementara itu, seorang pembeli asal Sugihwaras, Ayu Wulandari, mengapresiasi penataan yang rapi dan memudahkan baik penjual maupun pembeli. Ia berharap Pemkab terus mendukung UMKM, termasuk dalam promosi digital melalui media sosial.
Dengan semangat Ramadhan, Pemkab Bojonegoro melalui bazar ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tapi juga meningkatkan geliat ekonomi lokal serta daya saing UMKM Bojonegoro di tingkat regional dan nasional. Masyarakat diajak datang, berbelanja, dan mendukung produk-produk UMKM bahagia di tengah bulan penuh berkah ini.































.md.jpg)






