Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Setyo Wahono-Nurul Azizah di Bojonegoro Berjalan Khidmat, Komitmen Melayani Masyarakat
Sabtu, 21 Februari 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Genap satu tahun memimpin Kabupaten Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah menggelar acara refleksi yang berbeda dari seremonial biasa. Bertempat di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro pada Jumat (20/2/2026) menjelang waktu berbuka puasa, suasana terasa khidmat dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang membawa kesejukan di tengah gerimis sore.
Mengusung tema "Merajut Kebersamaan Membangun Bojonegoro Bahagia, Makmur dan Membanggakan", momen ini menjadi bentuk pertanggungjawaban spiritual dan sosial kepada masyarakat. Para tamu undangan tampil seragam busana putih islami, melambangkan kesucian niat dan semangat persatuan.
Acara dibuka dengan pemberian santunan kepada anak yatim, marbot masjid, penggali kubur, penyandang disabilitas, lansia, serta tukang becak. Selain itu, dilakukan penyerahan simbolis Masjid Baabus Shofa dari Wakil Bupati Nurul Azizah kepada Bupati Setyo Wahono, sehingga kini resmi menjadi aset daerah. Masjid yang pembangunannya dimulai sejak 1997 melalui hibah Pemprov Jatim ini sempat diserahkan dari Yayasan Mangunrekso Kusumo kepada Hj Nurul Azizah pada 2018, sebelum akhirnya menjadi milik Pemkab Bojonegoro di 2026.
Tak ketinggalan, Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bojonegoro menyerahkan donasi senilai Rp 187.019.500 untuk pemulihan masjid-masjid terdampak banjir di Aceh dan Sumatera.
Bupati Setyo Wahono menekankan bahwa kepemimpinan yang kuat adalah yang mau mendengar dan terus belajar. Ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh elemen masyarakat Bojonegoro, khususnya para ulama, kyai, ustadzah, serta doa dan dukungan yang terus mengalir.
"Sesuai visi misi dan RPJMD yang telah disusun, dalam setahun ini kami membangun sistem dan meneguhkan komitmen untuk melayani masyarakat. Refleksi bukan hanya soal pencapaian, tapi sebagai ruang evaluasi tentang komunikasi berjejaring, membangun mindset saling menghargai dan menghormati," ujar Bupati Setyo Wahono dengan hangat.
Ia menambahkan, kolaborasi antara dirinya dan Wakil Bupati ibarat konseptor dan eksekutor yang saling melengkapi, membuat roda pemerintahan berjalan harmonis. Ke depan, ia berharap dengan kekompakan, komunikasi lancar, integritas tinggi, kerja sama baik, serta inovasi, Bojonegoro bisa semakin berprestasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi warganya.
Wakil Bupati Nurul Azizah menyatakan rasa bangganya mendampingi Bupati yang selalu memberikan arahan kebijakan makro. Ia juga mengajak hadirin merefleksikan efisiensi anggaran dengan membandingkan postur APBD dari tahun 2008, 2014, 2019, 2023, 2024, hingga 2026 di tengah kondisi fiskal yang beragam.
"Dengan kekuatan anggaran berbeda, mulai dari adanya efisiensi, menjadikan pengalaman ini menjadi bagian refleksi. Kami bangga mendampingi beliau karena selalu memberikan kebijakan makro," tandasnya.
Acara dihadiri Ketua TP PKK Cantika Wahono, Sekda, asisten dan staf ahli bupati, ketua fraksi DPRD, tokoh agama, kepala OPD, camat, organisasi kemasyarakatan, pimpinan BUMD, Bawaslu, instansi vertikal, pemerintah desa, hafidz-hafidzah, serta tamu undangan lainnya.
Dengan semangat kebersamaan ini, pasangan Setyo Wahono-Nurul Azizah menegaskan komitmen untuk terus bekerja keras, berinovasi, dan menjaga integritas demi mewujudkan Bojonegoro yang lebih bahagia, makmur, dan membanggakan di tahun-tahun mendatang.(red/toh)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir






























.md.jpg)






