Peristiwa Kebakaran
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Milik Warga Baureno Bojonegoro Ludes Terbakar
Selasa, 31 Desember 2019 22:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Baureno) - Sebuah rumah milik Sujud bin Mat Jais (57), warga Dusun Wire Desa Ngemplak RT 023 RW 008 Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (31/12/2019) sekira pukul 20.00 WIB, ludes terbakar.
Kebakaran tersebut pertama kali diketahui tetangga korban, karena saat peristiwa kebakaran tersebut terjadi, korban bersama anggota keluarganya sedang tidak ada di rumah. Sementara, penyebab kebakaran atau sumber api diduga berasal dari korsleting arus listrik yang ada di rumah korban.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut, namun korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 8 juta.
Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar rumah milik Sujud bin Mat Jais (57), warga Dusun Wire Desa Ngemplak Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, Selasa (31/12/2019)
Informasi yang didapat awak media ini dari Kapolsek Baureno, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Marjono SH, bahwa berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, kronologi kejadian tersebut bermula saat tetangga korban yang bernama Kamah (56) sedang keluar dari dlam rumahnya, hendak melihat kondisi cuaca di luar yang masih hujan gerimis.
"Saat itulah saksi mengetahui rumah milik korban yang bersebelahan dengan rumahnya, sudah terbakar pada bagian tengah atau kamar korban, sehingga saksi langsung berteriak minta tolong pada para tetangga," kata Kapolsek.
Mendengar teriakan saksi, warga sekitar langsung berdatangan guna membantu memadamkan api, sementara perangkat desa setempat yang bernama Devi Angga Risza (29), yang kebetulan rumahnya tidak jauh dengan rumah korban, langsung menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Baureno, yang kebetulan lokasinya juga tidak terlalu jauh dengan rumah korban, sehingga tidak lama berselang datang satu unit mobil damkar ke lokasi kejadian, untuk membantu memadamkan api.
"Rumah korban terbuat dari anyaman bambu beratap genting dengan lantai tanah. Kobaran api dengan cepat membakar rumah korban beserta perabot dan seluruh barang milik korban," kata Kapolsek.
Kapolsek menuturkan bahwa selain menghanguskan rumah dan perabotan milik korban, uang tunai milik korban dari hasil menjual tembakau sebesar Rp 1 juta, serta surat surat penting milik korban dan keluarganya berupa ijazah, akte dan surat penting lainnya, juga turut terbakar.
"Kobaran api benar-benar dapat dipadamkan sekira pukul 21.00 WIB, namun rumah korban sudah ludes terbakar," kata Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, bahwa dugaan sementara, penyebab kebakaran atau sumber api berasal dari korsleting arus listrik yang ada di rumah korban.
"Korban jiwa nihil. Kerugia material ditaksir sebesar delapan juta rupiah," kata Kapolsek. (red/imm)