Tebing Jembatan di Ngraho Bojonegoro Longsor, Arus Lalu-Lintas Warga Terganggu
Kamis, 02 Januari 2020 18:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (01/01/2020) siang, mengakibatkan tebing jembatan yang berlokasi di Dusun Ngampel Desa Jumok RT 023 RW 009 Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, yang menghubungkan Dusun Ngampel dan Dusun Ketangi, longsor.
Akibatnya, mobilitas atau arus lalu lintas orang dan barang menuju Dusun Ngampel dan Ketangi relatif terganggu, karena jalur tersebut tidak dapat dilewati kendaraan roda empat.
Kepala Desa Jumok, Mukmin saat dihubungi awak media ini melalui sambungan telepon selulernya membenarkan terjadinya longsor tebing jembatan tersebut. Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (01/01/2020) sore.
"Untuk kejadianya sore mas, waktu tepatnya kurang tahu. Tahu-tahu tebing jembatan tersebut sudah longsor," tutur Mukmin, Kades Jumok. Kamis (02/01/2020) sore.
Kondisi tebing jembatan di Dusun Ngampel Desa Jumok Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, yang longsor. Rabu (01/01/2020)
Mukmin menerangkan bahwa warga yang tinggal di dusun tersebut diperkirakan sejumlah 200 kepala keluarga (KK). Dengan longsornya tebing jembatan tersebut mengakibatkan warga jadi kesulitan apabila menggunkan roda empat, karena jalan yang bisa dilalui tinggal separo, selain itu, jika dipaksakan dilalui kendaraan roda empat, dikhawatirkan longsoran tersebut akan lebih parah lagi.
Lebih lanjut Mukmin perharap segera ada penanganan darurat agar jalur tersebut normal kembali.
"Alhamdulillah barusan tadi ada petugas dari BPBD Bojonegoro bersama Pak Caman Ngraho, sudah melakukan peninjauan di lokasi logsornya jembatan tersebut. Semoga lekas diperbaiki." tuturnya berharap.
Hal senada juga disampaikan Camat Ngraho, Drs Moh Saipurrohim, melalui sambungan telepon mengatakan bahwa longsornya tebing jembatan tersebut akibat terkikis arus air sungai saat terjadi hujan deras pada Rabu (01/01/2020) yang pada waktu itu hujan turun sangat deras sehingga tebing jembatan tersebut longsor.
"Akibat longsornya tebing jembatan tersebut arus lalu lintas orang dan barang menuju Dusun Ngampel dan Ketangi relatif terganggu, karena jalur tersebut tidak dapat dilewati kendaraan roda empat." kata Camat Ngraho, Drs Moh Saipurrohim.
Camat Ngraho menyampaikan bahwa setelah dirinya mengetahui tembing jembatan tersebut longsor, pihaknya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan pihaknya bersama Pemerintah Desa Jummok dan masyarakat setempat memberikan tanda batas lalu lintas orang, agar supaya aman.
"Alhamdulillah sore tadi pihak BPBD langsung melaukan assesment, guna menentukan langkah-langkah penanganan selanjutnya." kata Camat Ngraho, Drs Moh Saipurrohim. (dan/imm)