Peristiwa Orang Meninggal Mendadak
Warga Kepohbaru Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia Saat Membajak Sawah
Kamis, 02 Januari 2020 21:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Kepohbaru) - Seorang laki-laki bernama Darlan (50), warga Desa Brangkal RT 014 RW 003 Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (02/01/2020) sekira pukul 16.00 WIB sore tadi, diketahui meninggal dunia saat bekerja membajak sawah miliknya.
Diduga, penyebab kematian korban karena penyakit paru-paru yang diderita korban kambuh hingga akhirnya korban meninggal dunia.
Informasi yang didapat awak media ini dari Kapolsek Kepohbaru, Ajun Komisris Polisi (AKP) Supriyono, bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Kamis (02/01/2020) sekira pukul 15.00 WIB, korban berangkat ke sawah untuk membajak sawah miliknya, dengan mesin traktor.
"Saat itu, tetangga korban yang bernama Jito dan Japar, juga sedang bekerja di sawah, yang lokasinya tidak jauh dari sawah milik korban." kata Kapolsek.
Petugas, saat lakukan Olah TKP di lokasi korban Darlan (50), warga warga Desa Brangkal Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro, ditemukan meninggal dunia. Kamis (02/01/2020)
Setelah korban membajak sawah sebanyak 3 putaran, korban berhenti dan mengeluh karena merasa dadanya sakit. Saat itu tetangga korban atau kedua saksi, Jito (47) dan Japar (52), mendengar keluhan korban, sehingga keduanya kemudian menghampiri korban.
"Saat didekati dan ditanya oleh kedua saksi, korban tidak bisa bicara dan korban ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata Kapolsek.
Mengetahui kejadian tersebut, kedua saksi segera memberitahu warga untuk membawa jenazah korban ke rumahnya. Oleh warga yang lainnya, kejadian tersebut di laporkan ke Polsek Kepohbaru, sehingga Kapolsek bersama anggota dan petugas medis segera mendatangi rumah korban.
Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, panjang mayat 165 sentimeter, perawakan sedang, kulit sawo matang, rambut hitam lurus. Saat kejadian korban mengenakan pakaian kaos warna coklat dan celana pendek warna hitam.
Sementara, berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh morban. Sedangkan menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat sakit paru-paru.
"Diduga korban meninggal dunia karena penyakit paru-parunya kabuh," kata Kapolsek mengimbuhkan
Masih menurut Kapolsek, bahwa setelah dilakukan musyawarah, ahli waris korban menolak untuk dilakukan otopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, tidak akan menutut siapapun akibat meninggalnya korban.
“Setelah dibuatkan berita acara, jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman,” pungkas Kapolsek. (red/imm)