News Ticker
  • Semarakkan HJB ke-349, Pemkab Bojonegoro Gelar Bojonegoro Youth Festival 2026 dan Bagikan 600 Voucher Gratis
  • Rumah Warga Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta
  • Bojonegoro Ikuti Verlap Penyelenggaraan PUG, Buktikan Program Berbasis Kesetaraan Gender
  • Kunjungi Ponpes Al-Fatimah, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja
  • Kasus Stunting pada Bayi di Blora Jadi Perhatian, Wabup Sri Setyorini Tekankan Pencegahan Sejak Dini
  • Kukuhkan Pengurus IPSM Blora 2026–2031, Bupati Arief Rohman Minta Persoalan Sosial Cepat Teratasi
  • Boleh Dikonsumsi Harian, Ini Aturan BPOM dan Dokter Gizi Soal Penggunaan Susu Kental Manis
  • Cegah Risiko Cyberbullying Hingga Eksploitasi, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi PP Tunas dan Program Perisai Anak
  • 23 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Oktober 2026
  • Upacara Peringatan HSN 2026 Pemkab Bojonegoro Digelar di Alun-Alun, Bupati Wahono Bacakan Amanat Menag
  • Mitos Cabut Gigi Atas Bikin Buta: Penjelasan Medis dan Anatomi Organ
  • 10 Ribu KUpon Kuliner Gratis untuk Warga Disediakan di Bojonegoro Bahagia Car Free Night
  • 22 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Kecelakaan di Kapas, Bojonegoro, Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 Oktober 2026
  • Nantikan Pertunjukan Sandur pada Bojonegoro Bahagia Car Free Night di Alun-Alun
  • Dukung Atlet Muda, Kapolres Bojonegoro Lepas Kontingen PBV BOMA Berlaga di Kejurprov U-19 Jombang
  • BNC Ditiadakan, Pemkab Gelar Bojonegoro Bahagia Car Free Night dan Panggung Seni
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Truk Muat Mesin Kombi Tabrak Mobil Penumpang
  • Bupati Blora Berangkatkan Kontingen Atlet Porprov Jateng 2026, Targetkan 6 Besar dan Janjikan Bonus bagi Peraih Medali
  • Kirim 237 Atlet di 37 Cabor, Blora Siap Berlaga di Porprov Jateng 2026
  • Perkuat Pelestarian Lingkungan, Pemprov Jatim Luncurkan Rencana Induk Keanekaragaman Hayati 2026–2030
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Pembuatan Sumur Resapan Hadapi Kekeringan dan Panas Ekstrem
Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Penyusunan Kalender Event Pariwisata dan Budaya 2020

Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Penyusunan Kalender Event Pariwisata dan Budaya 2020

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (16/01/2020), menggelar rapat koordinasi (rakor), persiapan Launching Kalender Event Pariwisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro Tahun 2020, yang mengambil tema "Bojonegoro Terusan Wisata."
 
Rakor digelar dalam rangka untuk peyusunan Kalender Event Pariwisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2020.
 
#adsense#

Rakor digelar di Creative Room Lantai 6 Gedung Pemkab Bojonegoro, dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteran Rakyat (Kesra), Djoko Lukito SSos MM; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Amir Syahid SSos MSi; Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) Polres Bojonegoro, Kompol Nur Zjaeni; dan para pelaku usaha pariwisata dan budaya di Kabupaten Bojonegoro.
 
 
 
 

Rapat Koordinasi persiapan Launching Kalender Event Pariwisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2020, di Creative Room Lantai 6 Gedung Pemkab Bojonegoro. Kamis (16/01/2020)

 
Asisten Pemerintahan dan Kesra, Djoko Lukito SSos MM, mewakili Bupati Bojonegor dalam sambutannya menuturkan bahwa tujuan digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk menyamakan persepsi antara Pemkab Bojonegoro dengan para pelaku usaha pariwisata dan budaya, agar nantinya tidak ada tumpang tindih, antara kegiatan yang satu dengan kegiatan lainnya.
 
"Selain itu juga terkait waktunya, kita harus membagi waktu yang tepat untuk pelaksanaan masing-masing kegiatan. Misalkan untuk Festival Bengawan, kapan waktu yang tepat untuk acara itu," tutur Djoko Lukito
 
Djoko juga menyampaikan bahwa rakor tersebut menurutnya sangat penting. Kehadiran para pelaku usaha pariwisata dan budaya yang ada di Bojonegoro sangat diperukan, agar industri pariwisata di Kabupaten Bojongoro dapat terus berkembang.
 
"Karena apa, industri pariwisata diharapkan dapat menggiatkan perekonomian masyarakat Bojonegoro. Jadi tidak hanya sekadar perayaan saja, namun seluruh kegiatan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," tutur Djoko Lukito.
 
 
Lebih lanjut Djoko menyampaikan bahwa sebelum Kalender Event 2020 disusun, Pemkab Bojonegoro berharap ada masukan dari para pelaku usaha pariwisata dan budaya yang ada di Bojonegoro, sehingga setelah disusun dan ditetapkan, tidak ada lagi pergeseran-pergeseran waktu pelaksanaan.
 
"Karena saat ada salah satu yang bergeser, maka akan berpengaruh pada kegiatan yang lain. Apalagi kegiatan yang melibatkan pihak luar. Maka dari itu, setelah ditetapkan jangan sampai diubah-ubah," tutur Djoko Lukito
 
Diakhir sambutannya Djoko berharap rakor penyusunan Kalender Event Pariwisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2020 dapat berjalan dengan baik.
 
"Sekali lagi semoga tidak ada tumpang tindih, semuanya bisa tertata dengan baik, sehingga kalau itu di-publish, masyarakat bisa tahu secara pasti kapan kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanan." kata Djoko Lukito
 
 
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Amir Syahid SSos MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut juga dalam rangka untuk mengakomodir agenda-agenda kegiatan yang akan dilaksanakan oleh para pelaku usaha pariwisata dan budaya yang ada di Bojonegoro, agar nantinya semua event yang akan digelar di Bojonegoro, dapat dimasukkan ke dalam Kalender Event Pariwisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2020.
 
"Tentunya rakor tidak hanya hari ini saja, nanti akan kita lanjutkan dengan rapat-rapat kecil lainnya, untuk memastikan dalam satu tahun ini ada berapa event yang akan digelar di Bojonegoro," kata Amir.
 
Amir juga menyampaikan bahwa selain untuk melakukan pendataan agenda kegiatan, nantinya juga untuk memudahkan koordinasi dengan instansi terkait, semisal dengan pihak kepolisian terkait pengamanan kegiatan.
 
"Jadi jangan sampai ada event atau kegiatan yang tidak diketahui oleh Pemkab Bojonegoro maupun oleh pihak keamanan, sehingga berpotensi terjadinya gangguan keamanan," kata Amir.
 
 
Amir juga menyampaikan pihaknya mengajak kepada pelaku usaha pariwisata dan budaya yang ada di Bojonegoro, yang nantinya akan menggelar kegiatan agar bertanggung-jawab menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan Bojonegoro.
 
"Jadi kita sepakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan sampai nanti timbul kegaduhan atau keributan, kemudian diposting besar besar kejadiannya di media. Tentu itu akan berdampak pada warga Bojonegoro sendiri dan dapat merugikan warga Bojonegoro, misalnya dianggap sebagai kota yang ricuh," tutur Amir. (red/imm)
 
Banner Ucapan HJB ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

Hiburan

Film Digger,  Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Bojonegoro Sutradara kenamaan Alejandro Gonz lez I rritu kembali menggebrak dunia perfilman lewat karya terbarunya berjudul Digger. Mengusung genre komedi ...

1792799071.8143 at start, 1792799072.2957 at end, 0.4813859462738 sec elapsed