Banjir Genangi Lokasi Penampungan Sementara Pedagang Pasar Sroyo Bojonegoro
Jumat, 31 Januari 2020 13:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (30/01/2020) siang hingga malam di sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, mengakibatkan Kali Apur yang berada di Desa Pohwates Kecamatan Kepohbaru dan Desa Mejuwet Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (31/01/2020) pagi meluap.
Akibatnya lokasi penampungan sementara dari para pedagang Pasar Sroyo yang ada di Desa Mejuwet Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, terrendam air dengan ketinggian antara 20 hingga 50 sentimeter.
Setidaknya ada 90 kios dan 123 lapak penjual lesehan yang ada di lokasi penampungan tersebut tergenang luapan air, sehingga para pedagang tidak bisa menjajakan jualannya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut, sementara kerugian material masih dalam pendataan petugas.
Aparat gabungan dari Polsek, Koramil dan Kecamatan Sumberrejo serta pemerintah desa setempat, sudah berada di lokasi kejadian, guna membantu mengevakuasi barang-barang milik para pedagang yang ada di loksi penampungan sementara tersebut, menuju tempat yang aman.
Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrwan SIK MH, saat kunjungi lokasi banjir di lokasi penanpungan sementara pedagang Pasar Sroyo di Desa Mejuwet Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro. Jumat (31/01/2020) pagi.
Informasi yang didapat media ini dari Kapolsek Sumberrejo, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Imam Kanafi SH, bahwa kejadian tersebut akibat hujan deras yang terjadi di wilayah selatan Bojonegoro pada Kamis (30/01/2020) kemarin, sehingga Kali Apur yang berada di antara Desa Pohwates Kecamatan Kepohbaru dan Desa Mejuwet Kecamatan Sumberrejo, tidak bisa menampung limpahan air tersebut, hingga akhirnya luapan air meluber ke area pesawahan dan perumahan warga serta menggenangi area penanpungan sementara dari para pedagang Pasar Sroyo yang ada di Desa Mejuwet Kecamatan Sumberrejo.
“Setelah kami data seidaknya ada 90 kios dan 123 lapak penjual lesehan yang ada di loksi tersebut yang tergenang luapan air, sehingga para pedagang tidak bisa menjajakan jualannya." kata AKP Imam Khanafi SH.
AKP Imam Kanafi juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama aparat dari Koramil dan Kecamatan Sumberrejo serta Pemerintah Desa Mejuwet langsung mendatangi lokasi kejadian, guna membantu mengevakuasi barang-barang para pedagang yang ada di loksi penampungan sementara tersebut.
"Kita bantu para pedagang untuk mengevakuasi barang-barangnya dari dalam kios yang tergenang banjir tersebut." katanya mengimbuhkan.
Terpisah, informasi dari Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sumberrejo, Sahlan SAg MM, bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemkab Bojonegoro dan telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanggulangan banjir tersebut.
"Korban jiwa nihil. Kerugian material masih dalam pendataan petugas. Dampak dari banjir tersebut yaitu para pedagang tidak dapat berjualan di lokasi penampungan sementara," kata Sahlan.
Sementara itu, dari pantauan awak media ini, tampak Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrwan SIK MH, langsung berkunjung ke lokasi bajir tersebut. Kapolres juga turut membantu para pedagang mengevakuasi barang dagangannya menuju tempat yang aman dari genangan banjir. (dan/imm)