News Ticker
  • Tingkatkan Literasi Keuangan, OJK Berikan Edukasi pada Pelajar dan Santri di Blora
  • Forkopimda Blora Gelar Apel Patroli Keamanan Sekolah dan Launching Jawa Tengah Zero Bullying
  • Penerimaan Cukai Hasil Tembakau di Bojonegoro Tahun 2024 Ditargetkan Meningkat
  • Ratusan Siswa Usia Dini di Blora Ikuti Penjaringan Bakat Cabor Angkat Besi dari Kemenpora
  • KPPN Bojonegoro Sampaikan Capaian Kinerja APBN Semester Satu 2024
  • Kemenpora RI Lakukan Identifikasi Bakat Cabang Olahraga Angkat Besi di Kabupaten Blora
  • Hingga Juli 2024, Kejaksaan Negeri Bojonegoro Tangani 3 Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi
  • Kejaksaan Negeri Bojonegoro Sampaikan Laporan Kinerja Januari hingga Juli 2024
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Seorang Pembonceng Motor Meninggal Dunia
  • Pasangan Arief Rohman-Sri Setyorini Resmi Kantongi Rekom dari PSI pada Pilkada Blora 2024
  • Parade Reog dan Jaranan Awali Pembukaan Bojonegoro Thengul International Folklore Festival
  • Bojonegoro Thengul International Folklore Festival Dihadiri Perwakilan 8 Negara Asing
  • Bojonegoro Gelar Thengul International Folklore Festival
  • Hendak Potong Pohon, Warga Balen, Bojonegoro Meninggal Tersengat Listrik
  • Bupati Arief Sambut Kepulangan Kloter Terakhir Jemaah Haji Blora
  • Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Gondang, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
  • Polisi Amankan 9 Tersangka Penganiayaan yang Akibatkan Korban Meninggal di Kanor, Bojonegoro
  • Polisi Temukan Dugaan Pidana dalam Kecelakaan yang Akibatkan Korban Meninggal di Kanor, Bojonegoro
  • Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto Berikan Bonus ke Sejumlah Pemuda Berprestasi
  • Perkuat Komitmen, Sekretariat PPK di 16 Kecamatan di Blora Tandatangani Pakta Integritas
  • Pemkab Blora Telah Anggarkan Pembangunan Sejumlah Ruas Jalan di Tahun 2024
  • Usai Membela Timnas U-16, Pemain Sepak Bola asal Bojonegoro, Fadly Alberto Kembali ke Sekolah
  • Hadiah Rumah untuk Pemain Timnas U-16 asal Bojonegoro, Fadly Alberto, Diserahterimakan
  • Kecelakaan di Jembatan Glendeng Bojonegoro, Seorang Balita Meninggal Dunia Terlindas Truk
Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Bojonegoro - Sebagian masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (07/02/2020) pagi, menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, dengan menggelar tahlil dan berdoa bersama di makam atau pepunden Mbah Sorgino di desa setempat, yang dipercaya sebagai tokoh atau leluhur Desa Napis.
 
Kegiatan tahlil dan doa bersama tersebut bertujuan untuk mendoakan Mbah Sorgino dan tokoh-tokoh desa lainnya, yang dipercaya sebagai nenek moyang warga setempat, sekaligus untuk memohon doa kepada Allah SWT.
 
 
Nyadran atau Manganan, di Desa Napis Kecamatan Tambakrejo ini setiap tahun digelar 2 kali, yaitu saat memasuki musim hujan atau masa tanam padi (labohan) dan saat panen raya.
 
Untuk nyadran atau manganan yang digelar warga kali ini, digelar untuk berdoa memohon kepada Allah SWT, agar tanaman padi yang ditanam warga tumbuh subur dan dilindungi dari segala hama, sehingga nantinya panennya melimpah. Sementara untuk Nyadran yang digelar usai panen raya, digelar sebagai ucapan rasa syukur kepada Allah SWT, karena telah diberkahi dengan hasil panen padi yang ditanam warga.
 
 
 
 

Masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro saat menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, di makam Mbah Sorgino di desa setempat. Jumat (07/02/2020)

 
Dari pantauan awak media ini, tampak ratusan warga, baik laki-laki maupun perempuan, tak ketinggalan pula perangkat desa, BPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, berkumpul dan terlihat sibuk menyiapkan segala sesuatu yang akan digunakan untuk menyongsong tradisi nyadranan atau manganan, di area pepunden Mbah Sorgino tersebut.
 
Para warga datang ke tempat tersebut dengan membawa berbagai macam makanan dan jajanan tradisional, seperti cucur, jadah, tape, rengginang, dan tumpeng. Sementara Kepala Desa setempat, menyediakan jajanan dalam jodang yang dibawa dengan dipikul dan tumpeng, untuk disantap bersama di lokasi pepunden tersebut.
 
 
Kepala Desa Napis Kecamatan Tambakrejo, Mulyono kepada awak media ini menjelaskan bahwa tradisi nyadran atau manganan di desanya tersebut sudah menjadi agenda tahunan warga di desanya dan setiap tahunnya di gelar dua kali, yaitu jelang musim tanam dan saat panen raya.
 
"Nyadran ini dilakukan masyarakat tidak hanya pada saat musim tanam saja, setelah panen pun acara nyadranan ini juga kami lakukan." kata Mulyono.
 
 
Mulyono menerangkan bahwa tradisi nyadran di desanya tersebut sudah ada sejak zaman nenek moyang dan hingga saat ini masih tetap lestarikan atau dipertahankan oleh warga di desanya. Sementara, untuk acara nyadran kali ini, dihadiri kurang lebih 500 orang warga setempat.
 
"Semoga apa yang dilakukan masyarakat Desa Napis dengan tahlil dan doa bersama ini nantinya dikabulan oleh Alloh SWT. Tanaman padinya subur dan dilindungi dari segala hama, serta nantinya panennya melimpah." kata Mulyono
 
Mulyono menjelaskan bahwa di makam atau pesarean Mbah Sorgino, atau yang nama aslinya Mbah Suroguno tersebut juga menjadi tempat dimakamkannya para tokoh dan pemimpin Desa Napis serta makam umum masyarakat setempat.
 
"Kegiatan tahlil dan doa bersama ini juga untuk mendoakan Mbah Sorgino dan tokoh-tokoh lain, selaku nenek moyang warga di sini." kata Mulyono.
 
 
 
 

Camat Tambakrejo, Hari Kristanto SSTP MM (baju biru, sarung putih), saat hadiri tradisi Nyadran atau Manganan, di makam Mbah Sorgino di Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro. Jumat (07/02/2020)

 
Sementara itu Camat Tambakrejo, Hari Kristanto SSTP MM, yang turut hadir dalam acara tersebut kepada awak media ini menuturkan bahwa salah satu tujuan dari pada manganan atau nyadran masyarakat Desa Napis tersebut adalah untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT.
 
Selain itu berdoa untuk keselamatan dan supaya tanaman padi yang ditanam warga tumbuh subur dan memperoleh hasil yang melimpah.
 
"Dan yang terahir adalah ini sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat Desa Napis dalam menghargai dan menghormati tradisi leluhur agar tetap lestari." kata Hari Kristanto. (dan/imm)
 
Iklan Sesarengan mBangun Blora
Berita Terkait

Videotorial

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) secara bertahap menambah jumlah lampu penerangan jalan ...

Berita Video

Kejaksaan Bojonegoro Terima Pelimpahan Kasus Korupsi 4 Kades di Padangan

Berita Video

Kejaksaan Bojonegoro Terima Pelimpahan Kasus Korupsi 4 Kades di Padangan

Bojonegoro - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro terima pelimpahan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan bantuan keuangan khusus desa (BKKD) tahun ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Bulan Muharam, Sejarah Awal Tahun Baru Islam

Bulan Muharam, Sejarah Awal Tahun Baru Islam

Tanggal 07 Juli 2024, merupakan hari yang cukup istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, karena hari itu bertepatan dengan ...

Quote

Semen Gresik Diving Club Borong Medali di Turnamen Bupati Tuban Cup

Semen Gresik Diving Club Borong Medali di Turnamen Bupati Tuban Cup

Tuban, 21 November 2023 - Semen Gresik Diving Club (SGDC) kembali menorehkan prestasi pada event Bupati Tuban Cup 2023. Club ...

Berita Foto

Warga Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal

Berita Video

Warga Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal

Seorang warga Dusun Gowok, Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro bernama Solikin (55), pada Rabu petang (03/01/2024) dilaporkan tenggelam di ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Hiburan

16 Finalis Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2024 Uji Talenta

16 Finalis Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2024 Uji Talenta

Blora - Sebanyak 16 finalis Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora tahun 2024, beradu kemapuan di Lapangan Tuk Buntung Kecamatan ...

1721892995.4617 at start, 1721892995.7383 at end, 0.27657008171082 sec elapsed