Peristiwa Penemuan Mayat
Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan di Bengawan Solo Kasiman Bojonegoro
Rabu, 26 Februari 2020 19:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Sesosok mayat laki-laki yang belum diketahui identitasnya (Mr X) ditemukan mengapung di aliran sungai Bengawan Solo, turut wilayah Desa Batokan Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, Rabu (26/02/2020) sekira pukul 17.00 WIB.
Mayat tersebut pertama kali diketahui warga desa setempat, yang selanjutnya saksi segera memberitahu warga lainnya dan melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian.
Saat berita ini ditulis pada Rabu (26/02/2020) pukul 19.00 WIB, mayat tersebut masih belum dievakuasi, karena masih menunggu Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.
Demikian juga untuk identitas mayat tersebut juga masih belum diketahui. Warga setempat juga tidak ada yang mengenali mayat tersebut. Menurut rencana, setelah dievakuasi, mayat tersebut akan di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dokter Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, untuk dilakukan visum atau otopsi.
Petugas saat lakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat di di aliran sungai Bengawan Solo, di Desa Batokan Kecamatan Kasiman Bojonegoro, Rabu (26/02/2020)
Informasi yang didapat media ini dari Kapolsek Kasiman, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Achmad Fadhil, bahwa kronologi penemuan mayat tersebut bermula saat saksi Agus (35) warga Desa Batokan Kecamatan Kasiman, pada Rabu (26/02/2020) sekira pukul 17.00 WIB, melihat ada mayat yang mengapung di bantaran sungai Bengawan Solo.
"Melihat ada mayat yang mengapung tersebut, saksi segera memberitahu warga setempat dan oleh warga kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kasiman." kata Kapolsek.
Setelah mendapat laporan tersebut, Kapolsek bersama anggota segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban, namun karena arus sunai Bengawan Solo yang cukup deras dan lokasi atau medan cukup sulit, sehingga proses evakuasi menunggu Tim SAR dari BPBD Bojonegoro.
"Korban belum bisa dievakuasi dikarenakan arus air sungai Bengwan Solo cukup deras. Untuk sementara mayat tersebut diikat tali ke tepi Bengawan Solo. Proses evakuasi menunggu Tim SAR dari BPBD Bojonegoro karena medan cukup sulit." kata Kapolsek.
Kalposek menuturkan bahwa dari hasil olah TKP dan identifikasi awal, diketahui ciri-ciri mayat jenis kelamin laki-laki, kulit sawo matang, rambut hitam pendek. Korban tidak mengenakan pakaian atau telanjang.
"Kondisi mayat sudah menggelembung. Diperkirakan korban meninggal sudah lebih dari 3 hari," kata kapolsek.
Terpisah Koordinator Tim SAR Gabungan BPBD Kabupaten Bojonegoro, Yudi Hendro Kartono SE, yang juga selaku Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bojonegoro, saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait penemuan mayat di bantaran sungai Bengawan Solo di Desa Batokan Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro
"Ini perjalanan meuju Kasiman untuk proses evakuasi," kata Yudi.
Yudi menuturkan bahwa karena identitas mayat tersebut masih belum diketahui dan warga setempat juga tidak mengenali mayat yang ditemukan tersebut sehingga setelah berhasil dievakuasi mayat tersebut menurut rencana akan dibawa ke RSUD Bojonegoro.
"Karena identitasnya belum diketahui, nanti setelah berhasil dievakuasi mayat tersebut akan kita bawa RSUD Bojonegoro, untuk dilakukan visum atau otopsi." kata Yudi Hendro Kartono. (red/imm)