Sebuah Truk di Bubulan Bojonegoro Terseret Arus Sungai Hingga Sejauh 300 Meter
Jumat, 28 Februari 2020 23:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Bubulan) - Sebuah truk yang bermuatan jagung, pada Jumat (28/02/2020) pukul 17.00 WIB, hanyut akibat terseret arus Sungai Sambong yang berada di Desa Clebung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro,
Sebelumnya, truk tersebut hendak melintasi atau menyeberangi sungai, yang tidak ada jembatannya, namun dikarenakan arus sungai tersebut terlalu deras sehingga truk tersebut terguling dan hanyut terbawa arus sungai hingga sejauh kurang lebih 300 meter dari lokasi kejadian.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut, sementara jagung sebanyak 60 sak yang dimuat truk tersebut turut hanyut terbawa arus sungai dan belum diketemukan. Sementara kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 15 juta.
Truk nomor polisi S 8751 A, yang hanyut akibat terseret arus Sungai Sambong yang berada di Desa Clebung Kecamatan Bubulan Bojonegoro. Jumat (28/02/2020) malam.
Informasi yang didapat awak media ini dari Kapolsek Bubulan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nugroho Basuki SH, bahwa Identitas kendaraan yang terseret arus sungai tersebut truk nomor polisi S 8751 A, yang dikemudikan Wiyono (40), warga Desa Sumberbendo RT 005 RW 002 Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro.
"Malam ini, truk yang terseret arus tersebut masih belum dapat dievakuasi. Menurut rencana baru akan dievakuasi besok pagi." tutur AKP Nugroho Basuki SH, Jumat (28/02/2020) malam.
Adapun kronologi kejadian tersebut bermula pada Jumat (28/02/2020) sekira pukul 17.00 WIB, truk nomor polisi S 8751 A, yang bermuatan jagung sebanyak 60 sak, yang dikemudikan Wiyono berangkat dari Dusun Maor Desa Clebung Kecamatan Bubulan.
Sesampai di lokasi kejadian, truk tersebut hendak melintas atau menyeberangi Sungai Sambong yang ada di desa setempat, di mana di sungai tersebut tidak ada jembatannya.
"Saat truk berada di tengah-tengah sungai, dikarenekan arus sungai sangat deras sehingga truk tersebut terguling dan hanyut terbawa arus hingga sejauh 300 meter dari lokasi tempat truk tersebut hendak menyeberang," kata Kapolsek.
Akibat dari kejadian tersebut, jagung yang dimuatan truk tersebut turut hanyut terbawa arus sungai dan malam ini belum ditemukan. Karena kondisi cuaca, belum dapat dilakukan pencarian.
"Rencananya truk baru akan dievakuasi besuk pagi, termasuk muatan jagung juga baru akan dilakukan pencarian pada besok pagi," kata AKP Nugroho Basuki.
Masih menurut AKP Nugroho Basuki, bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban lulka-luka. Sementara truk mengalami kerusakan material.
“Korban jiwa nihil. Kerugian material ditaksir mencapai 15 juta rupiah.” kata AKP Nugroho Basuki. (red/imm)