Peristiwa Orang Tenggelam
Pelajar yang Tenggelam di Sungai Kasiman Bojonegoro, Ditemukan Meninggal Dunia
Minggu, 01 Maret 2020 19:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Kasiman) - Ahmad Nur Faiz Nurul (18), pelajar salah satu pondok pesantren di Desa Ngaglik Kecamatan Kasiman, yang tercatat sebagai warga Dusun Ndangilo Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro, yang dilaporkan tenggelam pada Minggu (01/03/2020) sekira pukul 03.30 WIB, di Sungai Ngaglik di Desa Ngalik Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, pada pukul 18.15 WIB malam ini, ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi meniggal dunia.
Sebelumnya, sejak korban dilaporkan tenggelam, aparat bersama warga setempat dan Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro serta sejumlah relawan, telah berupaya melakukan pencarian terhadap korban, namun hingga Minggu (01/03/2020) pukul 17.00 WIB petang, pencarian masih belum membuahkan hasi atau korban masih belum ditemukan. Karena faktor cuaca dan kondisi medan yang sulit, untuk sementara pencarian terhadap korban dihentikan dan menurut rencana, pencarian akan dilanjutkan pada Senin (02/03/2020) pagi.
Meskipun Tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro menghentikan pencaraian, namun pihak keluarga dengan dibantu warga masyarakat setempat masih terus berupaya melakukan pencarian, hingga akhirnya warga menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Koordinator Tim SAR Gabungan BPBD Kabupaten Bojonegoro, Yudi Hendro Kartono SE, yang juga selaku Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bojonegoro, saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa korban, Ahmad Nur Faiz Nurul (18), yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ngaglik di Desa Ngalik Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, Minggu (01/03/2020) sekira pukul 03.30 WIB pagi, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Yudi Hendro Kartono.
Yudi menuturkan kronologi penemuan mayat korban tersebut bermula setelah Tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro menghentikan pencaraian, pihak keluarga bersama warga setempat masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban, dengan melakukan penyisiran dan penyelaman di sungai tersebut.
"Mayat korban ditemukan warga di lokasi yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi korban dilaporkan tenggelam." kata Yudi Hendro Kartono.
Yudi menambahkan bahwa setelah korban ditemukan, penanganan selanjutnya ditangani aparat kepolisian dari Polsek Kasiman Polres Bojonegoro.
"Penanganan selanjutnya ditangani Polsek Kasiman," tutur Yudi mengimbuhkan.
Jenazah korban Ahmad Nur Faiz Nurul (18), yang ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Desa Ngalik Kecamatan Kasiman Bojonegoro. Saat dievakuasi menuju rumah duka di Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan. Minggu (01/03/2020)
Camat Kasiman, Drs Agus Purwanto MSi, kepada awak media ini menuturkan bahwa korban Ahmad Nur Faiz Nurul (18), warga Dusun Ndangilo Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Ngaglik di Desa Ngalik Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, telah ditemukan pada Minggu (01/03/2020) sekira pukul 18.15 WIB, dalam kondisi meninggal dunia.
"Alhamdulillah sudah ditemukan oleh masyarakat selepas maghrib tadi." kata Agus Purwanto
Agus menjelaskan bahwa setelah korban ditemukan, dilakukan musyawarah antara pihak pondok pesantren tempat korban belajar dengan pihak keluarga korban.
"Kesepakatan pihak keluarga dan pondok bahwa jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan untuk dimakamkan." kata Agus mengimbuhkan.
Ahmad Nur Faiz Nurul (18), pelajar salah satu pondok pesantren di Desa Ngaglik Kecamatan Kasiman, yang tercatat sebagai warga Dusun Ndangilo Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro, sebelumnya pada Minggu (01/03/2020) sekira pukul 03.30 WIB, korban bersama beberapa temannya hendak menyeberagi Sungai Ngaglik di Desa Ngalik Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, dengan cara bergandengan, namun setelah berada di tengah-tengah sungai, korban terseret arus sungai hingga akhirnya korban tenggelam.
Meskipun Tim SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro untuk sementara menghentikan pencaraian, namun pihak keluarga dengan dibantu warga masyarakat setempat masih terus berupaya melakukan pencarian, hingga akhirnya warga menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. (red/imm)