KAI Daop 8 Surabaya Lakukan Penataan Area Depan Stasiun Bojonegoro untuk Kenyamanan Pelanggan
Warga Kurang Mampu di Cengkir Kepohbaru Rasakan Manfaat Bantuan Listrik Gratis Pemkab Bojonegoro
Mtq Kabupaten Bojonegoro Diikuti 250 Peserta, Jadi Wadah Pembinaan Generasi Qurani
Prakiraan Cuaca Bojonegoro 01 Oktober 2026
Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 01 Oktober 2026
01 Oktober dalam Sejarah
Polisi Buru Dua Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Depan Balai Desa Trenggulunan Ngasem Bojonegoro
Bayar PBB Pakai Sampah, Cantika Wahono: Bank Sampah Desa Sudu Bisa Jadi Percontohan Bojonegoro
Berita Populer
Virus Corona
Pimpinan DPRD Blora Beri Klarifikasi Terkait Anggota yang Enggan Diperiksa Kesehatan
Jumat, 20 Maret 2020 20:00 WIBOleh Priyo SPd Editor Imam Nurcahyo
Blora - Setelah video aksi marahnya salah satu anggota DPRD Kabupaten Blora yang menolak menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas Dinas Kesehatan, usai melakukan kunjungan kerja ke pulau Lombok menjadi viral, Pimpiman DPRD Kabupaten Blora akhirnya angkat bicara.
Wakil ketua DPRD Kabupaten Blora, Siswanto menyebut tidak ada penolakan oleh anggota DPRD terhadap pemeriksaan antispasi penyebaran virus corona.
Saat dikonfirmasi sejumlah awak media pada Jumat (20/03/2020), terkait ada penolakan anggota DPRD Blora yang akan diperiksa suhu tubuhnya, Siswanto malah mengembalikan pertanyaan itu kepada awak media.
“Justru malah saya bertanya, dari mana dewan menolak dites dan dipriksa kesehatannya,’’ ujarnya, Jumat (20/03/2020)
Siswanto mengungkapkan, bahwa DPRD Kabupaten Blora mendukung sepenuhnya upaya pemkab dalam pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten Blora. Bahkan saat berada di dalam bus, semua rombongan bersedia menjalani tes kesehatan oleh petugas.
"Secara prinsip kami welcome dengan antisipasi-antisipasi seperti ini. Bahkan saat di dalam.bus, kami sudah dicek satu- satu, dan itu tidak menjadikan masalah," tuturnya.
Hanya saja terkait penempatan tes kesehatan yang berada di Terminal Padangan (Bojonegoro). Siswanto memberi keterangan berbeda dengan Warsit. Saat kejadian, Warsit mengaku tidak tahu jika ada pemeriksaan di Padangan. Namun Siswanto mengaku pemeriksaan di Terminal Padangan tersebut atas kemauan anggota DPRD sendiri.
“Kita juga berisiatif ke sana,’’ katanya.
Pihaknya juga mengaku dengan senang hati untuk diperiksa kesehatannya. Sehingga menurutnya anggota dewan tidak ada yang menolak.
Lalu saat disinggung bagaimana dengan sikap Warsit dan anggota DPRD lain yang mengerumuni petugas kesehatan, yang mempertanyakan surat tugas dan undang-undang. “Itu bagian dari intonasi yang berbeda, artinya orang punya style yang berbeda,’’ kata Siswanto.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora, Lilik Hernanto mengatakan bahwa, pemeriksaan yang di tempatkan di Terminal Padagangan tersebut atas permintaan Ketua DPRD Blora.
“Mbah Dasum (Ketua DPRD) mintanya di Terminal Padangan,’’ ujarnya.
Menurut Lilik, Dinkes sendiri sudah menyiapkan pemeriksaan kesehatan di RSUD Cepu. Namun, pada Kamis (19/03/2020) pukul 16.00 WIB, Ketua DPRD Blora minta dipindah ke Terminal Padangan Kabupaten Bojonegoro, kemudian setelah beberapa orang anggota di cek, anggota dewan yang lain minta di cek di RSUD Cepu.
Lalu saat disinggung terkait sikap anggota DPRD Blora, pihaknya mengaku itu adalah kesalah pahaman.
“Itu kesalahpahaman. Jangan dibesar-besarkan,’’ kata Lilik Hernanto.
Sekda Blora, Komang Gede Irawadi menilai bahwa permasalahan tersebut sudah selesai dan tidak perlu diperpanjang. Pihaknya pun mengaku akan melakukan evaluasi terhadap tata cara penyampaian tes kesehatan agar lebih bijak.
“Kita menyikapinya harus berpikir dewasalah. Jika memang prosedurnya kurang sesuai, kita akan evaluasi. Tidak perlu diperpanjang lah masalah itu. Karena memang kurang sesuai, nanti kita coba evaluasi yang lebih baik," kata Komang Gede Irawadi.
Sebelumnya, anggota DPRD Blora marah ketika akan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas Dinas Kesehatan usai menjalani kunjungan kerja ke pulau Lombok, Kamis (19/03/2020). Padahal pemeriksaan ini merupakan prosedur yang telah ditetapkan Pemkab Blora kepada warga yang datang dari luar kota, sebagai antisipasi pencegahan penyebaran virus corona. (teg/imm)
Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...
Selasa, 29 November 2022 10:00 WIB Oleh Imam Nurcahyo
"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...
Rabu, 09 September 2026 11:00 WIB Oleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...
Minggu, 27 September 2026 13:00 WIB Oleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Nauval Rasyaad pulang dengan membawa medali perunggu dalam Ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2026 jenjang pendidikan menengah ...
Sabtu, 19 September 2026 19:00 WIB Oleh Tim Redaksi
Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...
Perjumpaan Lowen Ashleigh (Dakota Johnson) dan Jeremy Crawford (Josh Hartnett) diawali oleh sebuah adegan yang terbilang ekstrem. Saat berjalan menuju ...