Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Kelayakan Armada Angkutan Umum, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Penumpang
Jumat, 13 Maret 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Mendekati lebaran, Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama instansi mulai memperketat pengawasan terhadap kelayakan armada angkutan umum dengan menggelar operasi gabungan ramp check di Terminal Rajekwesi, pada Kamis (12/03/2026) kemarin. Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini dan persiapan matang guna memastikan keamanan masyarakat menjelang masa mudik Lebaran.
Pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh ini mencakup pengecekan aspek administrasi, kondisi teknis kendaraan, hingga kelengkapan penunjang keselamatan. Operasi diawali dengan apel bersama yang melibatkan petugas dari Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Bojonegoro, Satpol PP, Dinas Damkarmat, serta perwakilan dari Kementerian Perhubungan Jawa Timur. Selain itu, jajaran Dinas Kesehatan, BPBD, dan PT Jasa Raharja juga turut diterjunkan dalam pengawasan terpadu tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan inspeksi mendalam pada berbagai komponen vital bus, mulai dari sistem pengereman, fungsi lampu, hingga kondisi kelayakan ban. Tidak hanya mesin, peralatan darurat seperti alat pemadam api ringan atau APAR serta ketersediaan dongkrak juga menjadi objek pemeriksaan untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi dengan baik.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Evie Octavia Marini, menegaskan bahwa tujuan utama dari ramp check ini adalah menjamin armada yang beroperasi benar-benar laik jalan. Hal ini diharapkan mampu memberikan ketenangan bagi para penumpang yang akan melakukan perjalanan menuju kampung halaman.
"Ini dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan umum memenuhi standar keselamatan. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman saat menggunakan transportasi umum selama perjalanan mudik sehingga terlaksana mudik nyaman, keluarga bahagia," ujar Evie Octavia Marini.
Inovasi menarik dalam pelaksanaan tahun ini adalah adanya layanan Cek Kesehatan Gratis bagi para awak bus, baik angkutan antar kota dalam provinsi maupun antar kota antar provinsi. Pemeriksaan medis ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan kondisi fisik para sopir dan kru bus.
"Kita harus pastikan juga sopir dan kru armada bus dalam keadaan prima, mengingat tanggung jawab besar yang mereka emban di jalan raya," kata Evie.
Melalui sinergi antara pemeriksaan fisik kendaraan dan pemantauan kesehatan kru armada, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro optimistis dapat menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Upaya preventif ini diharapkan menjadi jaminan keselamatan bagi warga yang akan masuk maupun keluar dari wilayah Bojonegoro selama musim mudik mendatang.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
































.md.jpg)






