Peristiwa Orang Tenggelam
Belum Ditemukan, Pencarian Korban Tenggelam di Bengawan Solo Balen Bojonegoro Dihentikan
Minggu, 16 Agustus 2020 21:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro bersama aparat Kecamatan Balen dan masyarakat setempat, pada Minggu (16/06/2020) siang hingga petang ini telah berupaya melakukan pencaraian terhadap Adelia binti Ahmad Solikin (8) warga Dusun Karangwaru Desa Sarirejo RT 015 RW 003 Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo di desa setempat.
Namun hingga pukul 18.00 WIB petang ini, korban masih belum ditemukan. Karena faktor cuaca yang tidak memungkinkan, upaya pencarian terhadap korban untuk sementara di hentikan dan akan dilanjutkan pada Senin (17/08/2020) pagi.
Diberitakan sebelumnya, Naila Adelia Putri binti Ahmad Solikin (8), pada Minggu (16/08/2020) sekira pukul 10.00 WIB, dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo di desa setempat.
Sebelum dilaporkan tenggelam, korban bersama teman-temannya sedang mandi dan berenang di Sungai Bengawan Solo, namun kemudian teman-teman korban mengetahui korban terseret arus dan tenggelam sehingga teman-teman korban segera berteriak meminta tolong pada warga sekitar.
Mendengar teriakan teman korban, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera berdatangan dan segera melakukan pencarian, sambil melaporkan kejadian tersebut pada aparat setempat dan meminta batuan pada Tim SAR BPBD Bojonegoro.
Tim SAR Gabungan, saat lakukan pencarian warga Dusun Karangwaru Desa Sarirejo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo. Minggu (16/08/2020)
Koordinator Tim SAR Gabungan BPBD Bojonegoro, Yudi Hendro Kartono SE, kapada media ini menjelaskan, bahwa hingga pukul 18.00 WIB petangi ini, kedua korban masih belum diketemukan. Menurutnya, karena faktor cuaca yang tidak memungkinkan, untuk sementara malam ini proses pencarian dihentikan dan tim SAR Gabungan bersama aparat dan pemerintah desa serta warga masyarakat setempat akan melanjutkan pencarian besok pagi.
“Karena cuaca gelap, sementara pencarian dihentikan. Besok pagi akan dilanjutkan,” kata Yudi Hendro Kartono SE, yang juga selaku Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bojonegoro,
Yudi menambahkan bahwa dalam pencarian siang hingga petang tadi, Tim SAR Gabungan menurunkan 3 unit perahu karet bermesin dengan kekuatan 12 personel. Tim SAR telah melakukan penyisiran dari lokasi korban dilaporkan tenggelam hingga ke wilayah Desa Pilang Gede atau kurang lebih sekitar 2 kilometer ke arah hilir.
"Selain itu upaya pencarian juga kami lakukan dengan metode peleburan dan penyelaman di sekitar lokasi korban dilaporkan tenggelam." kata Yudi
Lebih lanjut Yudi menyampaikan, meskipun pencarian dengan menggunakan perahu untuk sementara dihentikan, anggota Tim SAR bersama aparat dan pemerintah desa serta warga masyarakat sekitar terus melakukan pengamatan disekitar lokasi kejadian.
“Petugas dan warga akan terus melakukan pengamatan di sekitar lokasi kejadian sehingga jika sewaktu-waktu korban ditemukan, dapat segera di evakuasi.” tutur Yudi Hendro Kartono.
Sementara, untuk pencarian selanjutnya pada Senin (17/08/2020) esok, pihaknya masih tetap menerjunkan 3 unit perahu karet bermesin dengan kekuatan 12 personel.
"Besok pagi pukul 06.00 WIB pencarian akan kita lanjutkan. Kemungkinan juga akan ada tambahan perahu dan personel dari lembaga lain, namun belum dapat kami pastikan," tutur Yudi Hendro Kartono. (red/imm)