Peristiwa Kebakaran
Diduga Akibat Bediang, Kandang Sapi Milik Warga Dander Bojonegoro Terbakar
Senin, 17 Agustus 2020 07:30 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (17/08/2020) sekira pukul 01.00 WIB dini hari tadi, menghanguskan kandang sapi milik Suprapto (41), warga Desa Sumberarum RT 013 RW 004 Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.
Penyebab kebakaran atau sumber api diduga berasal dari bediang atau perapian yang sengaja dibuat di dalam kandang tersebut, yang apinnya membesar dan merembet sehingga membakar kandang tersebut.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Sebanyak 1 ekor sapi milik korban juga berhasil keluar sebelum kandang tersebut terbakar. Namun kandang sapi milik korban tersebut ludes terbakar, sehingga korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 10 juta.
Petugas pemadam kebakaran saat lakukan pemadaman kandang milik Suprapto (41), warga Desa Sumberarum RT 013 RW 004 Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro. Senin (17/08/2020)
Informasi yang diperoleh awak media ini dari Kapolsek Dander, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dumas Barutu SH, bahwa kronologi kejadian kebakaran tersebut bermula pada Minggu (16/08/2020) kekira pukul 20.00 WIB, seperti biasa korban membuat bediang atau perapian untuk menghangatkan sapi dan menghalau nyamuk di dalam kandang.
"Sementara tidak jauh dari bediang tersebut terdapat tumpukan jerami padi yang telah mengering, sebagai stok pakan sapi." kata Kapolsek Dander, AKP Dumas Barutu SH.
Selanjutnya pada Senin (17/08/2020) sekira pukul 01.00 WIB, saksi Siti Chotimah (38) terbangun dari tidurnya dan melihat kandang sapi yang rerletak di depan rumahnya terbakar, serta melihat seekor sapi yang sebelumnya ada di dalam kandang telah keluar.
"Saksi segera berteriak minta tolong pada para tetangga," kata Kapolsek.
Mendengar teriakan saksi, warga sekitar segera bedatangan dan langsung berusaha memadamkan api dengan cara menyiram air dengan alat seadanya.
"Warga Segera merobohkan bangunan kandang tersebut, dengan maksud agar api tidak merambat ke rumah induk milik korban," kata Kapolsek.
Tidak lama kemudian, datang 1 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Pos Temayang, namun saat mobil pemadam tersebut sampai di TKP, bangunan kandang milik korban telah habis terbakar, dan hanya tersisa bara api sisa-sisa kebakaran tersebut.
"Petugas pemadam kebakaran segera madamkan bara api yang masih membara, dan melakukan pembasahan. Sekitar pukul 02.00 WIB, api baru benar-benar dapat dipadamkan." kata Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil olah TKP, diduga penyebab kebakaran atau sumber api berasal dari bediang atau perapian yang apinya merambat ke tumpukan jerami, kemudian membakar bangunan kandang tersebut.
"Korban jiwa maupun ternak nihil. Kerugian material ditaksir mencapai 10 juta rupiah," kata AKP Dumnas Barutu SH. (red/imm)