Kapolres Bojonegoro Imbau, Pengesahan Warga Baru Perguruan Silat Patuhi Protokol Covid-19
Sabtu, 22 Agustus 2020 12:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Sebagaimana diketahui, satu perguruan silat di Bojonegoro, pada tanggal 23, 24 dan 26 Agustus 2020, akan menggelar pengesahan warga baru, yang akan digelar di tiga tempat yaitu di GOR Dabonsia Ngumpakdalem Kecamatan Dander, di Gedung Islamic Center, dan di Sekretariat Perguruan Silat di Jalan Kolonel Sugiono Bojonegoro.
Terkait hal tersebut, Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan SIK MH, pada Sabtu (22/08/2020), mengimbau kepada pengurus dan para anggota perguruan silat yang akan mengikuti pengesahan, agak tetap menerpkan protokol kesehatan Covid-19, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, selain itu tetap menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama kegiatan berlangsung.
Menurut Kapolres pihaknya siap memberi pengamanan agenda kegiatan masyarakat yakni pengesahan warga baru anggota perguruan silat. Menurut Kapolres, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak panitia untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yakni 3M: Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer; dan Menjaga jarak.
“Kita sudah koordinasi dengan pihak panitia untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk menghindari kerumunan maka kita bagi di tiga tempat, jangan sampai dengan adanya kegiatan ini menimbulkan kluster baru. Sudah kita wanti-wanti kepada pihak panitia bahwa kegiatan ini harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” kata Kapolres Bojonegoro,
Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan SIK MH, saat sampaikan imbauan kepada pengurus dan para anggota perguruan silat yang akan mengikuti pengesahan, agak tetap menerpkan protokol kesehatan Covid-19. Sabtu (22/08/2020)
Kapolres mengungkapkan bahwa Polres Bojonegoro juga telah berkoordinasi dengan pihak panitia dan ketua ranting dan telah ada kesepakatan bahwa selama kegiatan pengesahan warga baru berlangsung tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan tidak ada iring-iringan atau konvoi pesilat diluar peserta yang akan disahkan, karena berpotensi menimbulkan masalah.
“Sudah kita sampaikan kepada panitia dan ketua ranting untuk mengimbau anggotanya yang tidak akan disahkan, agar tidak datang ke tempat pengesahan nanti. Lebih baik didoakan dari rumah untuk adik-adiknya yang akan disahkan supaya pengesahan berjalan lancar,” ucap Kapolres AKBP M Budi Hendrawan.
Masih menurut Kapolres dalam agenda pengesahan tersebut, Kapolres mengajak dan menghimbau kepada semua pihak untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.
“Jangan mudah terbawa atau terhasut provokasi khususnya melalui media sosial baik lewat WA Group, Facebook atau lainnya yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. Mari bersama-sama menjaga situasi keamanan di seluruh Wilayah Bojonegoro agar tetap kondusif,” Kata Kapolres Bojonegoro..
Sebelumnya, Polres Bojonegoro pada Jumat (21/08/2020), bertempat di halaman Mapolres Bojonegoro telah menggelar simulasi pengamanan pengesahan warga baru perguruan silat di Bojonegoro, menggunakan alat peraga Tactical Floor Game (TFG).
Kegiatan tersebut untuk memastikan kesiapan para anggota Polres Bojonegoro yang terlibat dalam pengamanan kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat di Bojonegoro.
Sementara, dalam pengamanan pengesahan warga baru perguruan silat tersebut, Polres Bojonegoro melibatkan 628 personel dan dibantu angota dari TNI, Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim di Bojonegoro. (red/imm)