Peristiwa Orang Meninggal Mendadak
Seorang Warga Kanor Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia saat Cari Pakan Ternak di Sawah
Senin, 09 November 2020 19:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Seorang laki-laki bernama Siswanto (49) warga Desa Piyak RT 003 RW 001 Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (09/11/2020) sekira pukul 14.00 WIB, ditemukan meninggal dunia di area pesawahan atau kebun jagung milik Trimo, yang berada di Desa Pesen Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro.
Sebelum ditemukan meninggal, korban sedang mencari tebon atau batang jagung untuk pakan ternak, di sawah miliknya Trimo tersebut. Dan korban pertama kali ditemukan oleh warga desa setempat, yang saat itu juga sedang mencari tebon di sawah tersebut.
Menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat sakit sesak nafas dan sejak 2 hari lalu, korban sudah mengeluh sakit di dada, namun saat diajak periksa ke dokter, korban tidak bersedia. Diduga penyebab kematian korban akibat penyakit yang dideritanya tersebut kambuh secara mendadak dan tidak ada yang menolong sehingga korban meninggal dunia.
Petugas, saat mengidentifikasi mayat Siswanto (49) warga Desa Piyak Kecamatan Kanor Bojonegoro, yang ditemukan meninggal dunia di area pesawahan di Desa Pesen Kecamatan Kanor Bojonegoro. Senin (09/11/2020)
Kapolsek Kanor, Inspektur Satu (Iptu) Hadi Waluyo, menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Senin (09/11/2020) sekira pukul 13.00 WIB, korban berangkat pergi ke sawah milik Trimo, di Desa Pesen Kecamatan Kanor, untuk mencari tebon atau batang tanaman jagung untuk pakan ternak sapi miliknya.
Selanjutnya sekira pukul 14.00 WIB, saksi Pardi (55), warga Desa Pesen Kecamatan Kanor, juga sedang mencari pakan ternak di sawah yang sama.
"Saat itu saksi mengetahui ada seseorang yang tergeletak tertelungkup di area persawahan tesebut, sehingga saksi segera memberitahu warga sekitar," kata Kapolsek.
Selanjutnya warga yang ada di sekitar lokasi kejadian segera berdatangan untuk menolong korban. "Setelah dicek, ternyata korban diketahui telah meninggal dunia sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan pada perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke Polsek Kanor," kata Kapolsek.
Iptu Hadi Waluyo menjelaskan bahwa setelah pihaknya menerima laporan, dirinya bersama petugas langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilaksanakan petugas medis dari Puskesmas Kanor, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Sementara, berdasarkan keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat sakit sesak nafas dan sejak 2 hari lalu, korban sudah mengeluh sakit di dada, namun saat diajak periksa ke dokter, korban tidak bersedia.
"Diduga penyebab kematian korban akibat penyakit yang dideritanya tersebut kambuh secara mendadak dan tidak ada yang menolong sehingga korban meninggal dunia." kata Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, bahwa pihak keluarga atau ahli waris korban menerima kejadian tersebut sebagai takdir dan tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.
"Jenazah korban telah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Kapolsek Kanor, Iptu Hadi Waluyo. (red/imm)