News Ticker
  • Sabet 9 Medali di Jatim Open Pandaan, Atlet Renang Taman Tirta Aquatic Bojonegoro Tampil Impresif
  • Kaya Nutrisi dan Terjangkau, Ini Manfaat Ikan Lele Bagi Kesehatan Beserta Risiko Pengolahannya
  • Hasilkan 12 Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, BI Jatim dan Pemprov Sukses Gelar EJIF 2026
  • 05 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Senin 05 Oktober 2026
  • Tegaskan Tata Kelola Bersih, Bupati Bojonegoro Terbitkan SE Pencegahan Pungli dan Korupsi Pelayanan Publik
  • Irjen Pol Dekananto Eko Purnomo, Jenderal Asal Bojonegoro yang Diangkat Jadi Kapolda Jatim
  • Tawarkan Industri Pakan Ternak Kedungadem di EJIF 2026, Pemkab Bojonegoro Genjot Investasi dan Promosi Produk Lokal
  • Tabrak Lari, Pemotor Asal Sumenep Meninggal Dunia di Jalan Raya Balen, Bojonegoro
  • Matangkan Gagasan Pendidikan Khas Daerah, Dewan Pendidikan Bojonegoro Kunker ke DIY
  • Film Verity, Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan
  • Sambut HUT ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Bebaskan Denda PKB dan Beri Keringanan Bagi Buruh hingga Ojol
  • 16 Pendonor Darah Bojonegoro Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim
  • 3 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 3 Oktober 2026
  • Tingkatkan Kesadaran Pencegahan Kanker Serviks, DWP Bojonegoro Siapkan Program Vaksinasi HPV Terjangkau
  • Defisit Kalori Tanpa Karbohidrat Berisiko Pusing dan Lemas, Pakar Gizi Ingatkan Pentingnya Asupan Glukosa untuk Otak
  • Akses Jalan 11 Dusun Jadi Tumpuan, Pemdes Napis Harapkan Bantuan Jembatan dari Pemkab Bojonegoro
  • Bupati Setyo Wahono Dorong BUMDes Napis Jadi Off-Taker Hasil Tani dan Opsi Pemekaran Desa
  • TP PKK Bojonegoro Gelar Workshop Optimalisasi Kawasan Tanpa Rokok, Upaya Lindungi Keluarga dari Asap Rokok dan Vape
  • 2 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Jumat 2 Oktober 2026
  • 3 Rumah Warga Dander, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 170 Juta
  • 113 Pejabat ASN Pemkab Bojonegoro Dilantik, Bupati Setyo Wahono Tekankan Pentingnya Adab
Bupati Bojonegoro Minta Penanganan Banjir Genangan di Dander, Dilakukan Secara Terstruktur

Bupati Bojonegoro Minta Penanganan Banjir Genangan di Dander, Dilakukan Secara Terstruktur

Bojonegoro - Akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya, Minggu (29/11/2020) kemarin, mengakibatkan ratusan rumah warga di Desa Kunci, Desa Sumberarum dan Desa Ngraseh Kecamatan Dander, tergenang luapan air.
 
Selanjutnya, pada Senin (30/11/2020), Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU SDA) Ir Tedjo Sukmono MM; Camat Dander, Kapolsek Dander, dan Kepala Desa Kunci, melakukan inspeksi mendadak (sidak) atau peninjauan di lokasi banjir di Desa Kunci Kecamatan Dander.
 
 
Kunjungan Bupati tersebut dalam rangka mengidentifikasi atau mencari penyebab banjir yang hampir terjadi setiap tahun atau di saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, sehingga nantinya dapat diambil langkah-langkah penanganan yang terstruktur untuk menganggulangi banjir tersebut.
 
Bupati Anna Muawanah, menyampaikan bahwa saat ini memang diperlukan penanganan segera terhadap dampak dari bencana banjir tersebut, namun ke depan Bupati meminta dalam penanganan banjir luapan atau banjir genangan di Kecamatan Dander dan beberapa kecamatan lainnya, agar dilakukan penanganan secara terstruktur, dengan melibatkan semua pihak, sehingga penganggulangan banjir tersebut dapat berjalan dengan baik.
 
"Lebih baik kita menangani secara terstruktur. Kami meminta seluruh warga untuk turut serta dalam menanggulangi dan juga menangani banjir ini. Saya yakin warga akan mau turut serta dan bergotong-royong dalam penanganan banjir ini." kata Bupati.
 
 
 

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) atau peninjauan di lokasi banjir di Desa Kunci Kecamatan Dander. Senin (30/11/2020)

 
Bupati mengungkapkan, bahwa di Kabupaten Bojonegoro ada beberapa titik wilayah yang sering dilandan banjir genangan atau banjir luapan.
 
Menurut Bupati, banyak faktor penyeban terjadinya banjur genangan atau luapan tersebut, salah satunya diakibatkan karena debit air hujan yang turun cukup tinggi, sehingga air dari wilayah pegunungan langsung turun ke hilir dan masuk ke anak sungai-anak sungai nyang ada.
 
Namun dikarenakan adanya penyempitan anak sungai, yang disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya adanya bangunan yang makan badan sungai, atau terjadinya pendangkalan dan sebagainya, sehingga sungai tidak mampu menampung arus air tersebut, sehingga airnya meluap ke area pesawahan dan pemungkiman warga.
 
"Kedatangan saya hari ini bersama dengan Dinas PU Sumber Daya Air, juga Camat dan Kepala Desa, adalah untuk mencari apa sebab terjadinya banjir di Desa Kunci yang setiap tahun atau semenjak tahun 2000 daerah sini sering dilanda banjir," kata Bupati Anna Muawanah
 
 
 
Bupati juga mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa sungai di daerah hulu lebarnya mencapai 15 meter tapi sampai ke bawah atau hilir, terjadi penyempitan.
 
"Kami sudah minta Kepala Desa dan Dinas PU SDA, untuk melakukan identifikasi bangunan atau rumah warga yang ada di bantaran sungai, agar bisa kita kembalikan fungsi sungai dengan melebarkan sungai tersebut." kata Bupati Anna Muawanah.
 
 
 

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) atau peninjauan di lokasi banjir di Desa Kunci Kecamatan Dander. Senin (30/11/2020)

 
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Bojonegoro,Ir Tedjo Sukmono mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan identifikasi berapa lebar kali afoer dan berapa rumah penduduk yang berada tanah kali afvoer.
 
"Kana segera kami idntifikasi, apakah ada rumah warga sudah memakan badan kali afvoer. Kami akan berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa, setelah semua clear baru kita action. Karena rencana yang akan kami lakukan mungkin kita lakukan pelebaran kali afvoer ini, terutama di daerah hilir karena di sana memang menyempit. Secepatnya akan kita lakukan," kata Ir Tedjo Sukmono.
 
 
 
 
Baca: Banjir Terjang Wilayah Dander Bojonegoro, Ratusan Rumah Warga Tergenang
 
 
Diberitakan sebelumnya, akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Dander dan sekitarnya, Minggu (29/11/2020) sore, mengakibatkan ratusan rumah warga di Desa Kunci, Desa Sumberarum dan Desa Ngraseh Kecamatan Dander, tergenang luapan air.
 
Selain menggenangi rumah dan pekarangan warga, luapan air juga menggenang jalan provinsi dan jalan desa serta jalan lingkungan. Sementara, kurang lebih 150 hektare sawah yang ada tanaman padi di Desa Kunci dan Desa Sumberarum, juga terrendam genangan air. Sebanyak 4 musala dan 1 sekolah dasar juga dilaporkan tergenang luapan banjir.
 
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material masih dalam penghitungan petugas. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Verity,  Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Film Verity, Thriller Erotis yang Kurang Menegangkan

Perjumpaan Lowen Ashleigh (Dakota Johnson) dan Jeremy Crawford (Josh Hartnett) diawali oleh sebuah adegan yang terbilang ekstrem. Saat berjalan menuju ...

1791179262.663 at start, 1791179263.795 at end, 1.1320588588715 sec elapsed