Peristiwa Orang Tenggelam
Seorang Anak di Bojonegoro, Ditemukan Meninggal Dunia Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Minggu, 06 Desember 2020 16:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Seorang anak bernama Alfian Eka Saputra alias Fino (10), pelajar asal Kelurahan Banjarejo RT 015 RW 003 Kecamatan Bojonegoro Kota, pada Minggu (06/12/2020) sekira pukul 15.35 WIB, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo kelurahan setempat.
Sebelumnya, korban bersama teman-teman sedang hujan-hujan dan bermain prosotan di tepi Sungai Bengawan Solo secara bergantian.
Setelah selesai bermain, korban bersama teman-temannya hendak membilas badan di sungai Bengawan Solo, akan tetapi korban terpeleset dan jatuh ke Sungai Bengawan Solo, sehingga korban tengelam.
Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bojonegoro, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.
Petugas saat mengevakuasi mayat Alfian Eka Saputra alias Fino (10), pelajar asal Kelurahan Banjarejo Kecamatan Bojonegoro Kota, yang ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Bengawan Solo. Minggu (06/12/2020)
Informasi yang didapat awak media ini dari Kapolsek Bojonegoro Kota, Komisaris Polisi (Kompol) Hari Adi Agus Wahono SH, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, kronologi peristiwa tersebut bermula pada Minggu (06/12/2020) sekira pukul 12.00 WIB, korban bersama 3 orang temannya sedang hujan-hujan dan bermain prosotan di tepi sungai Bengawan Solo di kelurahan setempat, dan setelah selesai bermain, korban bersama teman-temannya hendak membilas badan di sungai Bengawan Solo.
"Saa itu korban terpeleset dan jatuh ke sungai Bengawan Solo, sehingga korban tengelam yang kebetulan arus air sungai saat itu cukup deras." tutur Kompol Agus.
Kompol Agus menjelaskan bahwa setelah korban tenggelam, teman temannya berteriak minta tolong pada warga sekitar, sehingga warga segera berdatanganan dan berusaha mencari korban akan tetapi belum diketemukan, sehingga warga segera meinta batuan dari im SAR Gabungan dari BPBD Bojonegoro, serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bojonegoro Kota.
"Setelah dilakukan pencarian, sekira pukul 15.45 WIB korban diketemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan dengan jaran sekitar 100 meter dari lokasi korban dilaporkan tenggelam," kata Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, setelah ditemuka, jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka. Berdasarkan hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, panjang mayat 150 sentimeter, berat mayat 50 kilogram, warna rambut hitam, warna kulit sawo matang, korban memakai celana pendek warna hitam dan tidak memakai baju.
"Setelah dilakukan visum luar oleh dokter Puskesmas Bojonegoro Kota dinyatakan pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau pengaiayaan. Penyebab kematian korban akibat tenggelam. Selanjutnya jenazak korban kami serahkan kepada keluarga untuk di makamkan," kata Kapolsek. (red/imm)