Banjir Genangan
Ratusan Rumah Warga di Kecamatan Dander dan Kapas Bojonegoro, Tergenang Banjir
Senin, 28 Desember 2020 08:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (27/12/2020) sore hingga petang, mengakibatkan ratusan rumah warga di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander dan Desa Bangilan Kecamatan Kapas, tergenang luapan air.
Setidaknya 922 rumah warga di 2 desa tersebut dilaporkan tergenang banjir luapan anak sungai yang melintas di desa setempat.
Selain menggenangi rumah dan pekarangan warga, luapan air juga menggenang jalan jalan desa dan jalan lingkungan, serta sawah warga. Sebanyak 1 sekolah dasar juga dilaporkan tergenang luapan banjir. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material masih dalam penghitungan petugas.
Kondisi banjir di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Minggu (27/12/2020) malam. (foto: istimewa)
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfia SSos, melalui siaran pers pada Senin (28/12/2020) pagi menyampaikan bahwa akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (27/12/2020) sore hingga petang, mengakibatkan anak sungai di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander meluap sehingga menggenangi pekarangan dan rumah warga serta jalan lingkungan di desa setempat.
Menurut Nadif Ulifia, setidakknya 120 rumah warga di Perumahan BTN Desa Ngumpakdalem RT 005, 006 dan RT 012, tergenang luapan air dengan ketinggian 50 hingga 70 sentimeter. Sementara di Perumahan Puri Regency Desa Ngumpakdalem RT 049, 050, dan RT 051, sebanyak 95 rumah warga dilaporkan tergenang luapan air dengan ketinggian 30 hingga 50 sentimeter.
"Banjir mulai menggenangi rumah warga sekitar pukul 18.00 WIB," tutur Nadif Ulfia. Senin (28/12/2020) pagi.
Selain itu, akibat meluapnya Sungai Clumik, Sungai Kedung Gigil dan Jaringan Irigasi Pirang Kanan yang berada di Desa Bangilan Kecamatan Kapas, mengakibatkan 707 rumah warga, sawah, dan jalan desa, serta SDN 1 Desa Bangilan juga tergenang luapan air.
"Tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material masih dalam penghitungan petugas," kata Nadif Ulfia.
Masih menurut Nadif Ulfia bahwa hingga pukul 22.30 WIB, di Perumahan BTN Ngumpakdalem, air masih menggenangi rumah warga dan jalan namun berangsur surut. Sementara di Perumahan Puri Regency Ngumpakdalem seluruh rumah warga sudah tidak ada genangan, namun untuk akses jalan masih tergenang. Sedangkan di Desa Bangilan Kecamatan Kapas, luapan air mulai surut dan tinggal beberapa rumah warga yang masih tergenang.
"Tim dari BPBD telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan assessment dan berkoodinasi dengan perangkat desa setempat untuk melakukan pendataan." kata Nadif Ulfia. (red/imm)