News Ticker
  • ASN Jumat Bersarung Mulai Dilaksanakan di Blora
  • Pastikan Blora Aman, 4 Titik Acara Malam Pergantian Tahun Dipantau Langsung
  • Bojonegoro Siap Sukseskan Program Bongkar Ratoon dan Perluasan Lahan Tebu Nasional, Target 5.000 Hektare
  • Pergantian Kepemimpinan di Cabdindik Bojonegoro-Tuban, Komitmen Baru Tingkatkan Kualitas Pendidikan
  • Negara Termiskin di Eropa Ini Ganti Mata Uang 
  • 2 Desember dalam Sejarah
  • Super Music New Year’s Eve 2026 Bojonegoro, Euforia Sambut Pergantian Baru
  • Awal Tahun 2026, Stasiun Bojonegoro Diserbu Lebih dari 2,3 Ribu Penumpang
  • Pemkab Bojonegoro Beri Penghargaan OPD Atas Capaian SKM Tertinggi, Dorong Peningkatan Kinerja di 2026
  • Kado Awal Tahun, Harga BBM Nonsubsidi Kompak Turun di Seluruh SPBU Indonesia
  • Menjadikan Perayaan Tahun Baru Tanpa Kembang Api Tetap Seru
  • Damkarmat Bojonegoro Tangani 246 Kasus Kebakaran Sepanjang 2025
  • Mengapa Tahun Baru Dirayakan pada 1 Januari? Ini Sejarah di Baliknya
  • Pemprov Jatim Gelar Dzikir Akhir Tahun di Islamic Center Surabaya
  • Bupati Blora Dorong Gerakan Menanam Pohon Lintas Sektor untuk Masa Depan Lingkungan
  • Dishub Bojonegoro Serius Penataan Parkir di Ruas Jalan
  • Pengurus Baru MUI Bojonegoro Dikukuhkan
  • Lestarikan Budaya Lokal, Karang Taruna Se-Kecamatan Ngawen Gelar Festival Tradisional Blora
  • Harga Pangan Nasional per 31 Desember 2025: Cabai Rawit Merah Turun ke Rp65.300 per Kg
  • Rayakan Malam Akhir Tahun Anda Lewat Super Music New Year’s Eve 2026 di Alun-Alun Bojonegoro
  • 31 Desember dalam Sejarah
  • Bupati Blora Perpanjang Kontrak 286 PPPK hingga 2030
  • Petani Milenial Bojonegoro Sulap Lahan Terbatas Jadi Kebun Hidroponik Produktif
  • Pring Sewu dan Segoro Biru, Destinasi Wisata Alternatif di Pinggir Bengawan Solo Bojonegoro
Inilah Penyebab Turunnya Harga Gabah di Tingkat Petani di Bojonegoro

Inilah Penyebab Turunnya Harga Gabah di Tingkat Petani di Bojonegoro

Bojonegoro - Jelang masa panen raya, harga gabah di Kabupaten Bojonegoro, khususnya gabah kering panen (GKP), turun di bawah harga penentuan pemerintah (HPP). Sejumlah faktor menjadi penyebab turunya harga gabah tersebut.
 
Adapun beberapa faktor yang mengakibatkan turunnya harga gabah di tingkat petani tersebut salah satunya adalah karena memasuki panen raya, sehingga produksinya melimpah. Kemudian kualitas gabah yang kurang bagus karena serangan hama, dan faktor lainnya karena hingga saat ini Badan Urusan Logistik (Bulog), belum bergerak untuk penyerap gabah dari petani.
 
 
Saat ini, harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro bervariasi mulai dari Rp 3.300 hingga tertinggi Rp 3.700 per kilogram. Sementara, harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 4.200 per kilogram. Sedangkan untuk harga gabah kering giling (GKG) di tingkat penggilingan sebesar Rp 5.250 per kilogram.
 
 
 
 
 
Hal tersebut diampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elisabeth SP MM, kepada awak media ini Jumat (26/02/2021). Menurutnya penurunan hara gabah juga dipengaruhi oleh produksi yang melimpah karena saat ini adalah panen raya.
 
"Yang pasti karena panen raya kemudian yang kedua juga kualitas, karena banyak diserang hama wereg jadi hasilnya tidak bagus. Secar kuantitas turun kualitaspun turun. Yang ketiga Bulog juga belum bergerak untuk penyerap gabah dari petani, biasanya kalau Bulog itu sudah turun menyerap, biasanya harga agak terkerek atau naik," kata Helmy Elisabeth.
 
Helmy juga menyampaikan bahwa pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bulog. Dari informasi yang ia dapat, ternyata Bulog sendiri tahun ini tidak ada rencana pembelian untuk gabah kering panen (GKP), dan hanya membeli gabah kering giling (GKG).
 
"Sebetulnya kalau pemerintah pusat punya upaya supaya Bulog serap gabah dari petani, pasti harga terkerek atau naik. Saya sudah koordinasi dengan bulog, jadi mereka tahun ini tidak diploting untuk pembelian GKP, hanya GKG saja," kata Hely
 
 
 
Helmy juga mengungkapkan bahwa selama ini sebagian besar petani di Bojonegoro menjual padi atau gabahnya di sawah atau GKP. Sementara untuk pembelinya adalah tengkulak atau perorangan.
 
"Apalagi yang 3 kali tanam, hampir semuanya jual GKP. ini  sebetulnya masalah klise cuma kenapa tidak bisa tertangani." tuturnya.
 
Helmy menjelaskan bahwa pihaknya akan segera mengundang para pihak untuk membahas turunya harga gabah tersebut.
Menurutnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) sudah berupaya pada peningkatan produksi dan menyetabilan produksi, namun pasca panen juga menjadi tantangan bersama, salah satunya adalah masalah harga jual gabah.
 
"Minggu depan kami mau mengundang para pihak untuk mencermati situasi ini," kata Helmy Elisabeh.
 
 
 
Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2020, tentang Penetapan Harga Pembelian Pemerintah Untuk Gabah atau Beras disebutkan bahwa harga penetapan pemerintah (HPP) gabah ditetapkan dengan ketentuan bahwa harga pembelian gabah kering panen (HKP) dalam negeri dengan kualitas kadar air paling tinggi 25 persen, dan kadar hampa atau kotoran paling tinggi 10 persen, sebesar Rp 4.200 per kilogram di petani atau Rp 4.250 per kilogram di penggilingan.
 
Sementara, harga pembelian gabah kering giling dalam negeri dengan kualitas kadar air paling tinggi 14 persen, dan kadar hampa atau kotoran paling tinggi 3 persen, sebesar Rp 5.250 per kilogram di penggilingan, atau Rp 5.300 per kilogram di gudang Perum Bulog. (red/imm)
 
Banner Ucapan Nataru ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Bojonegoro - Peluang Bojonegoro Geopark untuk meraih UNESCO Global Geopark (UGGp) cukup besar, karena Bojonegoro mengangkat tema petroleum system paling ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1767334021.6373 at start, 1767334022.2907 at end, 0.65339684486389 sec elapsed