Disnakan Bantah Kematian Ayam Karena Dampak Musim Kemarau
Rabu, 12 Agustus 2015 20:00 WIBOleh Mulyanto
Disnakan Anggap Kematian Ternak Ayam Bukan Dampak Kemarau
Oleh : Mulyanto
Bojonegoro - Seperti di beritakan sebelumnya di beritabojonegoro.com tentang dampak musim kemarau terhadap Peternak ayam, yang menyebabkan angka kematian ayam pada saat panen meningkat dua kali, Hal tersebut dibantah oleh Kasi Kesehatan Dinas peternakan Edi Purwanto.
Kasi kesehatan dinas peternakan dan perikanan (Disnakan) Edi purwanto mengatakan “Permasalahan stres ayam itu bukan di permasalahan panas, tapi mungkin karena ada faktor penyakit yang lain yang di alami oleh ayam tersebut. Kalau faktor kepanasan biasanya bukan kelabakan stres seperti itu, kepanasan itu bisa di atasi dengan penyemprotan air”.
Edi purwanto melanjutkan Ayam mati di musim kemarau ini sebenarnya bukan dampak dari panas kemarau ini, panas di bojonegoro baru sekitar 34 derajat celcius. Ayam mati di di peternak tidak ada kaitanya dengan dampak kemarau ini. Mungkin di sebabkan suhu kandang yang tidak teratur yang tidak terkontrol, karena di setiap kandang ada suhu yang sudah teratur.
Sampai saat ini belum ada peternak yang melaporkan terkati kasus tersebut. Jika peternak ada yang melapor biasanya akan kita tangani langsung, setiap kecamatan ada teknis dokter hewan yang bisanya berhubungan langsung dengan masyarakat dan disnakan.[mol/asm]