Tiga Unit Kerja Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan dari Ombudsman RI
Minggu, 01 Maret 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan prestasi dalam kualitas pelayanan publik di tingkat nasional. Prestasi terbaru diraih melalui tiga unit kerja di lingkup Pemkab Bojonegoro yang secara resmi menerima penghargaan dari Ombudsman Republik Indonesia atas atas kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2025 yang menunjukkan komitmen tinggi dalam menghadirkan layanan yang bersih, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.
Ketiga unit kerja yang berhasil menembus kategori zona hijau dengan predikat kepatuhan tinggi tersebut meliputi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Puskesmas Bojonegoro. Penghargaan ini merupakan hasil dari penilaian ketat yang dilakukan oleh Ombudsman RI terhadap standar pelayanan publik sepanjang tahun 2024.
Sekretaris Daerah Bojonegoro Edi Susanto memberikan apresiasi khusus bagi para pimpinan instansi tersebut yang telah berupaya maksimal melakukan pembenahan internal.
"Capaian ini adalah bukti bahwa pelayanan kita bukan sekadar jalan di tempat, tapi terus merangkak naik menuju standar kelas atas," tegas Edi Susanto, Sabtu (28/02/2026).
Penilaian tersebut tidak hanya menitikberatkan pada hasil akhir pelayanan, namun juga mencakup dimensi input seperti kompetensi pelaksana, dimensi proses terkait standar operasional prosedur, hingga dimensi pengaduan untuk mengukur seberapa responsif instansi pemerintah terhadap keluhan warga. Keberhasilan ketiga unit kerja ini menjadi bukti bahwa sistem birokrasi di Bojonegoro mulai bertransformasi menjadi lebih ramping dan bebas dari praktik maladministrasi yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi seluruh jajaran dalam menjalankan instruksi untuk selalu mendahulukan kepentingan publik di atas prosedur yang berbelit-belit. Kehadiran Ombudsman sebagai lembaga pengawas eksternal memberikan validasi objektif bahwa inovasi layanan yang dilakukan Pemkab Bojonegoro, baik secara digital maupun tatap muka, telah berada di jalur yang benar.
Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta daya tarik investasi di daerah karena adanya kepastian hukum dan transparansi dalam setiap pengurusan administrasi maupun perizinan. Meski telah mengantongi penghargaan bergengsi, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tidak lantas berpuas diri.
Prestasi ini justru dipandang sebagai beban moral sekaligus motivasi untuk menularkan standar layanan zona hijau ke seluruh unit kerja lainnya di pelosok kabupaten. Fokus ke depan adalah mempertahankan konsistensi mutu layanan agar predikat bersih dan transparan bukan sekadar seremoni penghargaan tahunan, melainkan menjadi budaya kerja yang melekat di setiap loket pelayanan demi kesejahteraan seluruh warga Bojonegoro.(red/toh)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
































.md.jpg)






