PAD Bojonegoro Melonjak Tajam, Tembus Rp1,137 Triliun di 2025
Senin, 12 Januari 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang keuangan daerah. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang tahun 2025 berhasil menembus angka Rp1,137 triliun, melebihi target yang telah ditetapkan sebesar Rp1,06 triliun. Capaian ini setara dengan 106,87 persen dari target, menunjukkan performa yang sangat solid.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro, Yusnita Liasari, menjelaskan bahwa lonjakan ini didorong oleh dua faktor utama, yaitu tingginya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak serta retribusi dari masyarakat, serta kontribusi optimal dari pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD), badan layanan umum daerah rumah sakit (BLUD RS), dan sumber pendapatan lain yang sah.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi. Ditambah lagi, pengelolaan BUMD serta BLUD RS berjalan semakin baik,” ungkap Yusnita.
Lebih dari sekadar angka, capaian ini memiliki makna strategis besar bagi Bojonegoro yang selama ini bergantung pada dana bagi hasil (DBH) sektor migas. Dengan tren penurunan produksi migas ke depan, PAD yang terus meningkat menjadi benteng utama kestabilan keuangan daerah.
“Ini membuktikan bahwa Bojonegoro sudah semakin mandiri secara fiskal. Setelah era migas berakhir, kita tetap bisa menjalankan pembangunan dengan baik,” tegasnya.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, Nur Sujito, juga menyambut gembira pencapaian tersebut. Menurutnya, keseimbangan antara pendapatan pasif (transfer dari pusat) dan pendapatan aktif (PAD) menjadi kunci sukses.
“Pendapatan dari pusat dan dari daerah sendiri sama-sama berjalan lancar. Ini pencapaian yang patut diapresiasi,” katanya.
Pemkab Bojonegoro berencana mempertahankan momentum positif ini melalui berbagai langkah, seperti terus meningkatkan kepatuhan pajak, mengoptimalkan pengelolaan aset daerah, serta mendorong inovasi di sektor usaha milik daerah. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus bekerja keras demi Bojonegoro yang lebih mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.(red/toh)

























.sm.jpg)










.md.jpg)






