Gubernur Khofifah Tekankan Ekosistem Kerja Sehat bagi Warga Jatim
Kamis, 15 Januari 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Jawa Timur - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin apel peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 di Lapangan PT Petrokimia Gresik, Kabupaten Gresik, pada Rabu (14/01/2026) kemarin.
Acara ini menjadi momentum pembukaan Bulan K3 Nasional dengan tema penguatan ekosistem K3 yang profesional, andal, serta kolaboratif. Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya kewajiban hukum, melainkan nilai mulia yang menjamin setiap pekerja bisa pulang dengan selamat.
Ia berkomitmen memperkuat budaya K3 berkelanjutan melalui kerja sama lintas pihak, karena tidak ada satu kelompok pun yang bisa menangani isu ini sendirian. Kolaborasi antara pemerintah sebagai regulator dan fasilitator, pelaku usaha sebagai inovator, pekerja sebagai subjek utama, akademisi serta asosiasi sebagai penyedia pengetahuan, dan media sebagai penggerak kesadaran publik menjadi kunci utama.
Khofifah juga menghubungkan hal ini dengan program prioritas Pemprov Jatim, khususnya "Jatim Kerja" dalam kerangka Nawa Bhakti Satya, yang menitikberatkan perlindungan pekerja, lingkungan kerja berkualitas, dan peningkatan produktivitas. Ia menambahkan bahwa sinergi ini telah membuahkan hasil, seperti penghargaan Pembina K3 Terbaik Nasional yang diraih Pemprov Jatim selama enam tahun berturut-turut, serta penghargaan provinsi dengan kinerja pengawasan ketenagakerjaan terbaik pada 2025.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Jatim memberikan penghargaan K3 kepada 717 entitas di wilayahnya, mencakup penghargaan bagi bupati/wali kota sebagai pembina K3 terbaik, perusahaan dengan pencapaian Zero Accident, penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3), program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS (P2 HIV/AIDS), serta pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (P2 TB).
Pada apel tersebut, Khofifah secara simbolis menyerahkan 30 piagam dari total tersebut, termasuk kategori Platinum Terbaik I untuk Wali Kota Surabaya, diikuti Bupati Gresik dan Bupati Pasuruan.
Acara di lokasi PT Petrokimia Gresik juga menjadi panggung prestasi bagi perusahaan tersebut, yang meraih tiga penghargaan atas implementasi K3 unggul, termasuk SMK3, P2 HIV/AIDS, dan P2 TB. Beberapa anak perusahaannya juga mendapat pengakuan serupa.
Direktur Utama Petrokimia Gresik menyatakan bahwa penerapan K3 telah menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga kelancaran operasional sebagai objek vital nasional dan mendukung ketahanan pangan melalui distribusi pupuk subsidi.
Bulan K3 Nasional 2026 ini diharapkan mendorong seluruh stakeholder untuk terus berinovasi, meningkatkan profesionalisme berbasis data, dan membangun budaya kerja aman serta sehat demi pembangunan berkelanjutan.(red/toh)



.sm.jpg)



























.md.jpg)






