Program Beasiswa Pemkab Bojonegoro Masih Sepi Pendaftar
Jumat, 27 Maret 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pendaftar program beasiswa bagi mahasiswa yang dikelola Pemerintah Kabupaten Bojonegoro hingga saat ini terpantau masih minim. Padahal, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar, yakni mencapai Rp 40,4 miliar pada tahun ini untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan tinggi.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Lukman Hakim, mengungkapkan bahwa serapan pendaftar untuk beberapa skema beasiswa belum menunjukkan angka yang signifikan. Skema yang disiapkan meliputi Beasiswa Satu Desa Dua Sarjana, Beasiswa Scientist, hingga Beasiswa Tugas Akhir.
"Hingga saat ini jumlah pendaftar memang masih belum maksimal jika dibandingkan dengan kuota dan anggaran yang telah kita siapkan," ungkap Lukman Hakim, Jumat (27/03/2026).
Kondisi ini disinyalir terjadi karena proses sosialisasi yang masih terus berjalan serta adanya penyesuaian regulasi terkait teknis penyaluran. Khusus untuk program Beasiswa Satu Desa Sepuluh Sarjana yang menjadi pengembangan dari program sebelumnya, pihak Dinas Pendidikan saat ini masih menunggu penetapan Peraturan Bupati (Perbup) yang baru sebagai payung hukum pelaksanaan.
"Kami sedang memproses regulasinya agar cakupan penerima bisa lebih luas. Harapannya, dengan adanya aturan baru nanti, target satu desa sepuluh sarjana bisa segera terakomodasi," tambah Lukman.
Lukman menjelaskan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp 40,4 miliar tersebut diproyeksikan untuk mencakup ribuan mahasiswa asal Bojonegoro yang sedang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta sesuai kriteria yang ditetapkan. Ia mengimbau kepada para mahasiswa dan pihak desa untuk lebih proaktif dalam mencari informasi serta melengkapi persyaratan administrasi.
"Pemerintah berkomitmen agar tidak ada anak Bojonegoro yang putus kuliah karena kendala biaya. Anggaran sudah siap, tinggal bagaimana koordinasi di lapangan agar informasi ini sampai ke seluruh pelosok desa," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan terus melakukan verifikasi terhadap berkas pendaftar yang sudah masuk sembari merampungkan draf regulasi terbaru guna mempercepat penyerapan anggaran pendidikan tersebut pada semester berjalan.












































.md.jpg)






