Simpan Buah di Kulkas: Utuh vs Dipotong, Mana Lebih Sehat?
Kamis, 30 April 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Menyimpan buah di kulkas sebenarnya sah-sah saja, tapi cara penyimpanannya memengaruhi kandungan gizi dan keamanannya.
1. Buah utuh lebih awet dan nutrisinya lebih terjaga
Ahli gizi menjelaskan, buah yang masih utuh memiliki kulit alami sebagai pelindung. Kulit mencegah oksidasi, hilangnya vitamin, dan kontaminasi bakteri. Begitu dipotong, buah kehilangan lapisan pelindung itu. Vitamin C dan antioksidan mudah rusak jika terkena udara, cahaya, dan panas. Jadi dari sisi gizi, buah utuh lebih sehat.
2. Buah potong lebih praktis tapi cepat rusak
Buah yang sudah dikupas atau dipotong memang memudahkan kalau mau langsung makan. Tapi enzim dan oksigen akan mempercepat proses pembusukan. Warna jadi cokelat, tekstur lembek, dan kandungan vitaminnya turun drastis dalam beberapa jam, meski disimpan di kulkas. Risiko kontaminasi bakteri seperti Salmonella dan Listeria juga lebih tinggi pada buah potong.
3. Tips kalau terpaksa menyimpan buah potong
Kalau memang harus dipotong dulu, simpan di wadah kedap udara atau tutup rapat dengan plastik wrap. Simpan di kulkas suhu 4°C dan habiskan maksimal dalam 1-2 hari. Untuk buah yang mudah cokelat seperti apel dan pir, beri perasan lemon agar memperlambat oksidasi.
4. Tidak semua buah cocok masuk kulkas
Buah tropis seperti pisang, mangga, alpukat, dan semangka utuh sebaiknya jangan masuk kulkas saat belum matang. Suhu dingin bisa menghentikan pematangan dan merusak tekstur. Masukkan kulkas hanya kalau sudah matang atau sudah dipotong.
Kesimpulannya: Dari sisi kesehatan dan gizi, simpan buah dalam keadaan utuh lebih baik. Potong buah hanya saat akan dikonsumsi. Kalau harus menyimpan potongan buah, pastikan wadahnya rapat, suhunya dingin, dan segera dihabiskan.
Itu rangkuman dari artikel detikHealth tanggal 29 April 2026 tersebut. Mau sekalian kubuatin versi naskah beritanya?






































