Sering Mendadak Lupa Mau Melakukan Apa? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Jumat, 01 Mei 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Pernahkah Anda tiba-tiba lupa apa yang hendak dilakukan setelah berpindah ruangan? Kondisi ini umum dialami banyak orang dan ternyata memiliki penjelasan ilmiah.
Otak manusia cenderung membuang informasi dari ingatan jangka pendek saat seseorang keluar dari suatu ruangan. Otak menganggap informasi dan perintah yang diproses di ruangan sebelumnya sudah tidak berlaku lagi. Informasi itu kemudian dibuang supaya ada cukup ruang bagi informasi dan perintah baru lainnya. Akibatnya, keputusan yang dibuat di suatu ruangan bisa terlupakan ketika pindah tempat.
Selain itu, kecemasan berlebih juga dapat memicu lupa mendadak. Menurut dr. Maria Caserta, ahli psikiatri klinis dari University of Illinois, Amerika Serikat, kecemasan yang tidak disadari sepenuhnya bisa membuat pikiran tidak fokus.
"Karena pikiran Anda jadi ke mana-mana, Anda tidak bisa mengingat dengan jelas apa saja yang harusnya Anda kerjakan," jelas dr. Maria Caserta.
Jika sering tiba-tiba lupa karena memendam kecemasan, tenangkan diri dengan mengambil napas dalam. Setelah tenang, ulangi lagi tindakan terakhir, seolah-olah sedang reka ulang kejadian. Hal ini akan membantu otak menata dan mengolah informasi dengan lebih rapi.
Faktor lain adalah mengerjakan banyak hal sekaligus. Pengamatan dr. Maria Caserta menunjukkan otak manusia hanya bisa benar-benar fokus melakukan dua sampai empat hal sekaligus. Lebih dari itu, segala detail dan informasi yang masuk ke otak jadi kacau. Ini karena berbagai saraf dan neuron di otak jadi terlalu aktif, tapi tidak ada prioritas yang jelas untuk memandu kerja otak. Maka, otak akan kesulitan menyimpan informasi tersebut ke dalam ingatan jangka pendek atau panjang.
Tiba-tiba lupa bukanlah hal yang berbahaya. Hal ini bisa terjadi pada siapa pun, bahkan anak kecil dan orang muda. Maka, Anda tak perlu mencemaskan adanya kemungkinan pikun.
Editor: Mohamad Tohir






































