BLT DBHCHT Bojonegoro Cair Paling Lambat Pekan Kedua Bulan Mei
Senin, 04 Mei 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memastikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) akan dicairkan paling lambat pada pekan kedua Mei 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp16,6 miliar.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan kepada Dinas Sosial (Dinsos) agar pencairan tidak ditunda hingga Juni. Ia meminta bantuan tersebut segera disalurkan pada bulan ini.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman (RTMM) SPSI Bojonegoro, Anis Yulianti, menyambut baik kepastian tersebut. Menurutnya, bantuan ini telah lama dinantikan oleh ribuan buruh rokok.
Ia juga menyebut pencairan BLT DBHCHT menjadi salah satu tuntutan dalam peringatan May Day 2026. Data penerima, lanjutnya, telah lengkap dan siap untuk diproses.
Pada 2026, alokasi anggaran BLT DBHCHT menurun dibanding 2025 yang mencapai Rp33,6 miliar. Penurunan ini terjadi akibat pemangkasan dana transfer ke daerah oleh pemerintah pusat.
Jumlah penerima bantuan tahun ini lebih dari 18 ribu orang, terdiri dari sekitar 15 ribu buruh rokok dan 3 ribu petani tembakau. Setiap buruh akan menerima bantuan sebesar Rp1.800.000.
Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, mengatakan proses pencairan masih berjalan. Data buruh pabrik telah lengkap, sementara data buruh tani masih dalam tahap verifikasi. Selain itu, pihaknya juga mengecek data buruh asal Bojonegoro yang bekerja di luar daerah. Ia menyebut pencairan kemungkinan dilakukan pada akhir Mei.






































