ASN Blora Kumpulkan Rp 370 Juta Lewat Gerakan Kencleng untuk Santuni Anak Yatim
Senin, 11 Mei 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Blora - Inisiatif mulia berupa sedekah rutin para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menunjukkan hasil yang signifikan. Melalui gerakan yang akrab disebut Kencleng, para abdi negara ini berhasil menghimpun dana sebesar Rp 370 juta selama periode Januari hingga April 2026.
Kabar positif ini disampaikan langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, di sela-sela agenda rutin Gerakan Subuh Sejahtera (Gastra) yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Minggu (10/5/2026). Dana ratusan juta yang terkumpul tersebut memang difokuskan untuk menyantuni anak-anak yatim piatu yang tersebar di seluruh penjuru wilayah Kabupaten Blora.
“Alhamdulillah, kebaikan yang dirutinkan sekecil apa pun akan menjadi besar manfaatnya. Dana yang terkumpul dari inisiatif kencleng ini secara rutin dan bergantian kami salurkan untuk menyantuni anak-anak yatim piatu,” ungkap Bupati Arief di hadapan para jamaah.
Arief menjelaskan bahwa penyaluran santunan tersebut diintegrasikan melalui program Gastra, yang merupakan wujud kolaborasi kebaikan antara Pemkab dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora. Selain penyerahan bantuan, agenda rutin ini juga diisi dengan kegiatan keagamaan mulai dari Salat Subuh berjamaah, sedekah subuh, hingga Istighotsah Majelis Dzikrus Salikin.
Di luar dana sedekah kencleng, Bupati Arief juga memaparkan capaian impresif terkait penerimaan zakat dan infak di Kabupaten Blora. Berdasarkan catatan Baznas, pada rentang waktu yang sama yakni Januari hingga April 2026, total penerimaan zakat dan infak di wilayah tersebut telah menembus angka Rp 5,36 miliar.
“Kami sangat mengapresiasi, karena salah satu sumber dana zakat yang dikelola oleh Baznas ini juga berasal dari zakat para ASN Kabupaten Blora. Maturnuwun atas kepedulian panjenengan semua,” tambahnya.
Keberhasilan gerakan Kencleng ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian sosial para aparatur negara terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam upaya pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan sosial di Blora.






































