News Ticker
  • Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro
  • Dorong UMKM Naik Kelas, Dekranasda Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Bidik Pasar Internasional
  • Marak Isu Produk Abal-Abal, Ini Poin Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa
  • Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81, 901 Pelajar Bojonegoro Ikuti Temu Gladi PMR
  • Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas
  • Jelang Liga 3 Nusantara, Pemkab Bojonegoro Tampung Aspirasi Suporter dan Siap Dukung Persibo
  • 19 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 19 September 2026 di Bojonegoro
  • Wihadi Wiyanto Jabat Presiden Klub Persibo, Targetkan Lolos ke Liga 2
  • 4 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Kos-kosan Satpol PP Bojonegoro
  • Godok Raperda CSR, Pemkab dan Bapemperda DPRD Bojonegoro Selaraskan 10 Bidang Program Pertanggungjawaban Perusahaan
  • Tingkatkan Kapasitas Pelaku IKM Gerabah Rendeng, Pemkab Bojonegoro Dorong Inovasi dan Estetika Keramik Batik
  • Produk Kerajinan Tangan Karya Perempuan Bojonegoro Pikat Pengunjung Lokakarya Media Jabanusa di Yogyakarta
  • Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita
  • Gali Potensi Sejarah Lokal, Disbudpar Bojonegoro Gelar Lomba Esai Sejarah Desa Berhadiah Rp10 Juta
  • DKPP Bojonegoro Targetkan Pembangunan 27.500 Meter Jalan Usaha Tani untuk Dorong Efisiensi Pertanian
  • SKK Migas Jabanusa Gelar Lokakarya Media 2026, Dorong Kemandirian Berkelanjutan Masyarakat
  • Dukung UMKM Penjahit Naik Kelas, Bupati Blora Resmikan Sentra ZMODIS dan Dorong Pemasaran Digital
  • Satu Korban Kebakaran Rumah di Dander, Bojonegoro Meninggal Dunia di IGD RSUD
  • Rumah Warga Dander, Bojonegoro Ludes Terbakar Akibat Kompor yang Lupa Dimatikan
  • Wabup Blora Buka Profiling ASN di Kanreg I BKN Yogyakarta, Tekankan Pentingnya Pemetaan Kompetensi
  • 17 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 17 September 2026
  • Perkuat Legalitas Aset di Bojonegoro, KAI Daop 8 Terima 18 Sertipikat Elektronik Senilai Rp142,16 Miliar
Warga Sugihan Berharap Aliran Kali Soko Dipindah ke Hutan

Catatan dari Banjir Bandang Temayang

Warga Sugihan Berharap Aliran Kali Soko Dipindah ke Hutan

Oleh Linda Estiyanti

Temayang - Rumah milik Gito (35), memang terletak di tengah-tengah rumah warga yang lain di Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Rumah berbahan blabak atau kayu papan itu lebih rendah ketimbang rumah yang lain. Rumah tersebut  merupakan salah satu dari 5 rumah yang roboh diterjang banjir bandang Kali Soko.

Sebelumnya hujan mengguyur wilayah Kecamatan Temayang selama lebih dari dua jam pada Selasa (09/02) sore kemarin. Hujan itu memicu luapan Kali Soko yang menjebol tanggul dan menerjang sedikitnya 310 rumah warga. Lima di antaranya rusak berat.

Sutini (25), istri Gito, mengungkapkan, Kali Soko mulai meluap sejak pukul 16.00 WIB usai hujan deras. Demi keselamatan, ia pun bergegas membawa anaknya yang masih berusia 2 tahun mengungsi di rumah tetangganya yang lebih tinggi. "Hujan deras sejak jam tiga, saya sekeluarga memilih mengungsi di rumah tetangga," tuturnya saat ditemui beritabojonegoro.com (BBC) di Dusun Sugihan, Rabu (10/02).

Berbeda dengan keluarga Gito, keluarga Kasam (40), justru tetap tinggal di dalam rumah saat hujan deras berlangsung. Ia memilih tetap di rumah karena tidak mengira bahwa tanggul yang jebol membawa terjangan air bah.

"Begitu mendengar suara gemuruh di bagian belakang rumah, saya membawa keluarga keluar. Ternyata blabak bagian belakang rumah sudah jebol," tutur Kasam.

Ketika ditemui BBC, Gito, Kasam, dan tetangga yang lain, sedang membersihkan rumah. Salah seorang tetangga, Podo (50), yang tengah membantu Gito mengangkat kayu belandar, mengatakan, bencana banjir bandang ini sudah yang ketiga kali dalam kurun waktu 40 hari.

"Ini ketiga kalinya, dan ini yang paling parah. Kita cuma berharap pemerintah kabupaten mau segera memindahkan aliran Kali Soko ke wilayah hutan, agar banjir bandang tidak terjadi lagi dan menggenangi rumah warga," ungkap Podo.

Hal senada disampaikan Gito. Dia berharap pemerintah cepat tanggap dalam menanggulangi kerusakan tanggul Kali Soko. "Kalau ditutup dengan pasir masih jebol. Kalau diberonjong sepertinya juga masih berbahaya. Masyarakat berharap kali bisa dipindah," kata Gito.

Selain rumah Gito, empat rumah warga yang lain pun mengalami nasib yang sama. Dua rumah adalah rumah milik Lamiti (45) dan Kasam (40), yang bersebelahan dengan rumah Gito di RT 13 RW 04, tidak jauh dari tanggul yang jebol. Sedangkan dua rumah lainnya, milik Warji dan Hery Subagiyo di RT 11 RW 03, terletak di seberang jalan agak jauh dari tanggul. (lyn/tap)

 

*) Foto rumah warga Dusun Sugihan yang jebol setelah diterjang banjir bandang

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Film Dokumenter Oasis Don't Look Back in Anger, Catatan Ringkas

Bagi yang menghabiskan lebih dari satu dekade menanti gencatan senjata Gallagher Bersaudara namun kurang beruntung disambangi oleh tur mereka pada ...

1789843966.003 at start, 1789843966.2182 at end, 0.21513605117798 sec elapsed