Dua Korban Tenggelam di Kedung Maor Tidak Bisa Berenang
Rabu, 19 Agustus 2015 16:30 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Temayang – Kedua korban tenggelam di lokasi objek wisata air terjun Kedung Maor di Desa Kedung Sumber, Kecamatan Temayang, diketahui ternyata tidak bisa berenang. Kedua korban yakni Budiarto, 19, pelajar SMK, asal Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, dan Muhammad Bambang Riduwan, 20, mahasiswa, asal Desa Wadang, Kecamatan Ngasem.
Menurut Chacha Aradrizki, salah satu pengunjung lokasi objek wisata Kedung Sumber, ia datang bersama dengan kedua korban ke lokasi objek wisata Kedung Maor tersebut. Semula, kata dia, kedua korban berenang di tepi kedung sambil bercanda dengan teman-temannya. Namun, kata dia, selang 10 menit kemudian tiba-tiba kedua korban kehilangan keseimbangan dan meminta tolong.
“Dikira kedua korban minta tolong itu bercanda. Sehingga beberapa orang yang berada di sekitar korban tidak langsung bertindak menolong korban,” ujar Chaca pada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com, Rabu (19/08).
Setelah melihat kedua korban memang tidak bisa berenang dan tenggelam, beberapa orang berusaha menolongnya. Namun, setelah ditolong dan dibawa ke tepian kedung kondisi kedua korban sudah tidak tertolong. Petugas BPBD Temayang dan Polsek Temayang datang ke lokasi kejadian. Pihak polisi sedang melakukan penyelidikan kasus tenggelamnya dua korban tersebut.
Objek wisata Kedung Maor yang berada di tengah kawasan hutan itu memang menarik banyak wisatawan baik lokal maupun luar daerah. Objek wisata Kedung Maor ini dikelilingi oleh tebing dan bebatuan terjal dan dikelilingi hutan jati. Air di Kedung Maor ini sangat bening dan berwarna kehijau-hijauan. Airnya sangat dalam meskipun saat musim kemarau. (lyn/kik)
sumber foto : Chaca Aradrizki































.md.jpg)






