Sekolah Peternakan Rakyat, Penuhi Pakan Ternak di Musim Kamarau
Rabu, 19 Agustus 2015 21:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh : Vera Astanti
Kedungadem - Musim kemarau kerap menjadi masalah bagi berbagai lapisan masyarakat. Termasuk para peternak sapi. Mereka menjadi kesulitan memenuhi kebutuhan pakan ternak.
Kendala itu disadari oleh para peternak sapi potong di desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem. Nyatanya, untuk mengantisipasi kendala tersebut, didampingi tim ahli, para peternak di desa itu membentuk lembaga peternakan bernama Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) "Maju Bersama".
SPR berdiri pada September 2014 lalu. Lembaga ini menaungi enam kelompok ternak yang ada di desa tersebut dan desa sebelah, Desa Drokilo. Masing-masing kelompok beranggotakan sekitar 20 orang. Jumlah keseluruhan sapi mereka mencapai sebanyak 1600 ekor.
Sebelum dibentuk Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) ini, Dinas Peternakan Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan ke Instituit Peretanian Bogor (IPB). Kunjungan itu membuahkan kerjasama dengan perguruan tinggi ternama tersebut. Tim peneliti dari IPB akhirnya memberikan pembinaan tentang efektivitas teknologi dalam pengembangan peternakan. Ada tiga kecamatan yang ditangani oleh IPB. Yaitu Kecamatan Kedungadem, Temayang dan Kasiman.
Tim IPB memberikan pembinaan terkait kelembagaan bagaimana para peternak bisa membentuk semacam perusahaan kolektif. Mereka juga memberikan pembinaan tentang bagaimana memaksimalkan produksi. Hingga ujungnya, saat ada kontes ternak di Kecamatan Kanor, KSR Maju Bersama akhirnya terbentuk.
"Dengan adanya SPR ini, tentunya diharapkan dapat menyelesaikan masalah bagaimana mengolah limbah dan juga mengolah pupuk organik," terang Sabat, ketua Dewan Perwakilan Pemilik Ternak SPR Maju Bersama kepada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com.
Sabat menerangkan, bahwa yang kerap menjadi masalah bagi para peternak sebelumnya adalah kelangkaan pakan ternak saat tiba musim kemarau. Para peternak harus mencari pakan ke tempat-tempat jauh.
Kini, setelah berjalan hampir setahun, SPR mampu menyewa lahan yang cukup untuk pakan ternak. Pakan yang dimaksud adalah rumput gajah (Penisetum Purpureum). SPR ini diharapkan bisa memberdayakan masyarakat peternak, sehingga kehidupannya menjadi lebih sejahtera.(ver/moha)































.md.jpg)






