News Ticker
  • Banjir Genangi Jalan Raya di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
  • Hasil Riset: Kantong Teh Tertentu Bisa Lepaskan Miliaran Partikel Plastik Saat Diseduh
  • Bojonegoro Targetkan Perlindungan 87 Persen Lahan Sawah Guna Perkuat Ketahanan Pangan
  • Bupati Blora Hadiri Peringatan 119 Tahun Perjuangan Samin Surondiko
  • Pastikan Stok Darah Aman Selama Ramadan, PMI Bojonegoro Bagikan Paket Sembako Bagi Pendonor
  • 3 Fakta Unik Zodiak Pisces, Si Pelamun yang Sangat Intuitif
  • Jaga Stabilitas Harga Pangan, Polres Bojonegoro Adakan Gerakan Pangan Murah
  • Manjakan Pemudik, Dishub Bojonegoro Siapkan Rest Area 24 Jam dengan Fasilitas Lengkap
  • Kunjungan ke Kejari, Kepala Kantor Pertanahan Bojonegoro Tegaskan Pentingnya Pendampingan Hukum
  • Harga Emas Hari Ini, 16 Maret 2026
  • Perkiraan Cuaca Tanggal 16 Maret 2026
  • 16 Maret Dalam Sejarah
  • Arus Kedatangan Penumpang Mulai Meningkat, 1.686 Orang Tiba di Stasiun Bojonegoro
  • Jelang Idul Fitri Pemkab Bojonegoro Gelar GPM di Trucuk untuk Pastikan Harga Pangan Stabil
  • Pemkab Bojonegoro Percepat Perbaikan Jalan Jelang Mudik Lebaran 2026
  • Bulog Pastikan Stok Bahan Pangan di Jawa Timur Aman Jelang Idulfitri
  • Aturan Pembatasan Medsos Anak Diharapkan dapat Turunkan Angka Depresi & Bullying
  • Tren Busana Lebaran 2026: Warna Solid dan Wastra Lokal Semakin Diminati
  • Perkiraan Cuaca Minggu, 15 Maret 2026
  • Harga emas di hari ini Minggu 15 Maret 2026
  • Tahukah Anda ?
  • Cegah Permainan Spekulan, DKPP Bojonegoro Pantau Langsung Harga Gabah di Tingkat Petani
  • Jelang Idul Fitri, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bansos Rp 14,15 M bagi Ribuan Keluarga Rentan
  • Kurangi Volume Sampah ke TPA, Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro Perkuat Peran Bank Sampah
  Lebih Memilih Tinggal di Gubuk Daripada Bersama Anak

Mbah Warno Tinggal Sendiri di Gubuk Dusun Sepat Desa Megale

Lebih Memilih Tinggal di Gubuk Daripada Bersama Anak

Oleh Linda Estiyanti

Kedungadem – Rintik hujan mengiringi langkah ini sampai menemukan apa yang menjadi tujuan. Tak lain adalah rumah Pak Tua, Suwarno atau Mbah Warno (50) namanya. Dia tinggal sendirian di rumahnya, Dusun Sepat Desa Megale Kecamatan Kedungadem.

Setelah berputar-putar ditemani hujan sore hari, gubuk itu menyembul dan mengundang untuk disinggahi. Gubuk reyot itu berdinding jerami dengan rangka dari bambu, terletak di tepi sungai yang melintasi Dusun Sepet. Kondisi gubuk sangat jauh dari kata layak. Bayangkan, gubuk itu tidak memiliki listrik dan hanya beralaskan widik bambu. Di sanalah setiap harinya Suwarno alias Mbah Warno tinggal bersama sepi.

Seolah tidak memiliki keluarga, Mbah Warno hidup sebatang kara pun harus mengurusi dirinya sendiri. Setiap hari ia mencari kayu, juga jerami untuk dijual. Selain itu, ia menghabiskan waktunya untuk bercocok tanam di sawah peninggalan orangtuanya untuk makan.

"Di sini icir-icir (menanam) jagung dan ketela, lumayan bisa dijual juga bisa buat makan sendiri. Makan pun itu kalau lapar, kalau tidak ya tidak," ujar Suwarno ketika beritabojonegoro.com (BBC) mengunjunginya, Sabtu (05/03) sore kemarin.

Suwarno mengaku dirinya tinggal di gubuk itu sejak bulan Setember 2015 lalu, setelah Besar (hari raya Idul Adha). Ia membangun gubuk itu sendiri sebagai tempat tinggalnya saat ini. Ia bersikukuh bahwa apa yang dilakukannya itu demi merawat peninggalan leluhur. "Tanah ini peninggalan orangtua, bero kalau tidak dirawat," ujarnya sambil menunjuk ke tanah sekeliling gubuknya.

Tentang kondisinya itu, Mbah Warno bercerita bahwa sebenarnya dia bukan tidak mempunyai rumah. Dahulu ia mempunyai rumah yang besar, kemudian rumah tersebut diboyong ke Dusun Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo, ke rumah sang anak Siti Nasiyatun bernama Siti Nasiyatin. Karena usia sudah senja, ia bermaksud hendak ikut tinggal bersama sang anak. Namun ternyata, kenyamanan tidak ia temui di sana.

"Bagaimanapun bentuknya kalau di rumah sendiri itu lebih nyaman, tidak dimarah-marahi," katanya sambil tersenyum penuh makna.

Ketika ditanya mengenai sang anak, bapak dua anak itu menceritakan bahwa kedua anaknya, Siti Nasiyatin dan Warsito, telah berkeluarga dan mempunyai rumah sendiri-sendiri di Desa Mlinjeng. Suwarno pernah tinggal bersama anak-anaknya, namun kemudian ia kembali ke tanah kelahirannya, di Dusun Sepat Desa Megale.

"Gubuk ini, tidak ada lampu pun, lebih enak," kata pria yang sudah sejak lama menduda.

Menurut keterangan Khutiah (65), tetangga yang juga masih kerabat Mbah Warno, menceritakan bahwa keponakannya (mbah Warno), memang mempunyai gangguan kejiwaan, namun fisik dan pikirannya juga masih waras seperti orang normal lainnya. "Sejak sepeninggal istrinya, ia menjadi sangat depresi dan tidak sembuh sampai sekarang. Namun, ia masih mau bekerja. Sayangnya, kedua anaknya melepas begitu saja," kisah bibi Mbah Warno.

Mbah Warno, lelaki tua itu, meski mengalami gangguan kejiwaan akibat depresi, masih mampu bekerja. Bertani, bercocok tanam, mencari kayu, jerami dan daun pisang. Begitulah keseharian mbah Suwarno. Dan sampai saat ini pun, kedua anaknya belum ada tanda-tanda akan datang membesuk. (lyn/moha)

Banner Ucapan Ramadan ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Memaknai Hadits Nabi tentang Bau Mulut Orang Berpuasa Secara Bijak Agar Tidak Menggangu

Memaknai Hadits Nabi tentang Bau Mulut Orang Berpuasa Secara Bijak Agar Tidak Menggangu

Aroma mulut saat berpuasa seringkali menjadi perbincangan yang menarik karena mempertemukan dua sisi yang tampak bertolak belakang, yakni aspek medis ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Review Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Kiamat AI yang Liar dan Jenius

Review Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Kiamat AI yang Liar dan Jenius

Setelah hampir satu dekade absen dari layar lebar, sutradara Gore Verbinski (trilogi Pirates of the Caribbean, Rango) akhirnya kembali dengan ...

1773698818.2723 at start, 1773698818.6524 at end, 0.38010597229004 sec elapsed