Belok Tak Nyalakan Sein, Guru di Dander Ditabrak Motor Hingga Meninggal
Selasa, 19 April 2016 19:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Dander - Kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di Jalan Bojonegoro-Nganjuk, tepatnya turut Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander, Selasa (19/04) pagi tadi. Seorang guru senior yang mengajar di MA Abu Darrin Kecamatan Dander, KH. Rohmad Rosidi (61), mengembuskan nafas terakhir di tempat kejadian.
Bermaksud hendak berbelok ketika melaju dengan kecepatan sedang di Jalan KH Rosyid, tepat di depan toko salah satu toko keramik Desa Ngumpakdalem Rohmad Rosidi, warga Desa Bangilan Kecamatan Kapas, sebuah sepeda motor yang berjalan di belakangnya menabrak dirinya. Rohmad jatuh sampai akhirnya meninggal.
Menurut saksi mata, Didik Winarto (26), kejadian kecelakaan itu bermula ketika Rahmad Rosidi mengendarai sepeda motornya dari arah selatan ke utara. Kemudian menyusul di belakangnya sebuah sepeda motor Honda Supra hitam nopol S 3429 CU yang dikendarai oleh Wahyu, pemuda asal Dukuh Ledok Desa Cancung Kecamatan Bubulan. Didik menduga kecelakaan terjadi karena penyeberang tidak menyalakan lampu sein saat berbelok.
"Pada saat keduanya sama-sama berjalan dari arah selatan, sepeda motor pak Rahmad hendak berbelok ke kanan, tanpa menyalakan lampu sein, kemudian ditabrak dari belakang," ujar Didik Winarto, Selasa (19/04).
Akibat tabrakan yang cukup keras dari arah belakang itu, pengendara Rahmad Rosidi, yang juga merupakan guru di MA Abu Darrin jatuh terguling di aspal dengan keras sehingga menghembuskan nafas terakhir. Sementara pengendara Wahyu yang sempat terpental tidak mengalami luka serius.
Polisi yang mendatangi lokasi kejadian segera membawa korban meninggal ke RSUD Sosodoro Djatikusumo. Sementara Wahyu, pemuda itu diperiksa oleh petugas untuk dimintai keterangan. Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro Iptu Sarwono memberikan ketarangan kepada beritabojonegoro.com (BBC), Wahyu mengaku dirinya mengendarai motor dengan tergesa-gesa. "Pengendara Wahyu mengaku mengendrai motor dengan tergesa-gesa hendak menjenguk ibunya pasca operasi di rumah sakit, tiba-tiba ada sepeda motor berbelok," katanya.
Berdasar pemeriksaan luar di RSUD Sosodoro Djatikusumo, almarhum Rohmad Rosidi mengalami luka cukup parah. "Korban mengalami patah tulang leher, pendarahan telinga kanan, pendarahan hidung, patah tulang terbuka jempol tangan kanan," kata Dokter Sardjono, yang memeriksa korban.
Pihak keluarga korban menerima kejadian ini, selanjutnya kejadian nahas ini diserahkan ke Satlantas Polres Bojonegoro untuk ditindaklanjuti. Sementara jenazah Rohmad Rosidi, siang tadi, setelah dimandikan oleh pihak rumah sakit segera diserahkan ke pihak keluarga untuk langsung dikebumikan di makam desa setempat sore sekira pukul 16.00 WIB. (lyn/moha)






































