Panen Jamur Tiram di Gayam Menurun
Sabtu, 21 Mei 2016 08:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Gayam - Panen jamur tiram di Desa Begadon, Kecamatan Gayam, mengalami penurunan. Hal ini dialami oleh para petani jamur di desa yang termasuk ring 1 proyek minyak dan gas bumi Banyuurip, yang dioperatori oleh Exxonmobil Cepu Limited (EMCL).
Salah satu petani jamur tiram, Suwito Utomo (28), mengatakan bahwa hasil panen jamur miliknya menurun dari sekitar 3 kilogram per hari menjadi 1,5 kg/hari. Kata dia, hal yang sama juga dialami oleh 5 petani lain di kampungnya.
"Tidak hanya hanya di kampung ini. Teman-teman di asosiasi petani jamur di Kecamatan Gayam juga banyak yang mengalaminya," ujar Suwito, Sabtu (21/05).
Dia menambahkan penyebab menurunnya hasil panen jamur miliknya lantaran faktor sumber daya manusia (SDM). Mereka kerapkali kecolongan ketika bibit jamurnya sudah waktunya diganti.
Selain itu juga teknik menyiram dengan air leri, lanjut dia, sering tidak tepat. Sebab itu dia berharap dapat belajar banyak dengan mengikuti asosiasi. Hanya saja selama ini proses transformasi ilmunya dirasa kurang efektif.
"Memang ada sharing-sharing di asosiasi. Hanya saja kadang kita sendiri yang waktunya tidak bisa tepat," pungkas Suwito. (rul/kik)































.md.jpg)






