Antisipasi Perselisihan Antar Perguruan Silat
Polsek Kepohbaru Kawal 80 Anggota Kera Sakti ke Madiun
Sabtu, 21 Mei 2016 12:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Kota - Para Kapolsek jajaran Polres Bojonegoro merespon cepat perintah Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya perselisihan antar perguruan silat di wilayah Bojonegoro. Seperti yang dilaksanakan Kapolsek Kepohbaru AKP Yasimbang yang bersama anggota berpakaian dinas melakukan pengawalan dan pengamanan keberangkatan anggota Perguruan Silat Kera Sakti menuju Madiun, Sabtu (21/05) pagi pukul 09.00 WIB.
Sebanyak 80 orang anggota IKSPI Kera Sakti Ranting Kepohbaru berangkat ke Madiun dalam rangka kenaikan tingkat dan pelantikan warga baru IKSPI Kera Sakti. Mereka menumpang 4 kendaraan Isuzu ELF dari Kecamatan Kepohbaru.
"Tindakan preventif pencegahan harus dilakukan sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya perselisihan antar perguruan silat yang beda aliran di wilayah Kepohbaru. Karena Kepohbaru sendiri terdapat berbagai aliran perguruan silat," ungkap AKP Yasimbang.
Sebelum berangkat, diawali pengarahan dari Kapolsek Kepohbaru kepada para peserta. Kapolsek berpesan, selama dalam perjalanan rombongan tidak boleh memancing emosi atau pun terpancing emosi. "Anggota yang disahkan nantinya sebanyak 25 orang, sisanya hanya mendampingi," imbuhnya.
Keberangkatan rombongan ke Madiun dikawal secara estafet dari Kepohbaru dan dilepas sampai Polsek Kedungadem. "Melalui kegiatan pengamanan ini diharapkan selama keberangkatan rombongan ke Madiun berjalan lancar, aman, kondusif, dan terkendali," jelas AKP Yasimbang. (lyn/tap)






































