Petani Manfaatkan Bongkahan Tanah
Minggu, 30 Agustus 2015 13:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Balen - Kemarau panjang berdampak pada lahan persawahan para petani. Tanh di sawah menjadi pecah-pecah. Meski demikian sebagian petani justru menjadikannya sebagai lahan rezeki baru.
Caranya? Tanah yang pecah-pecah itu diambil bongkahannya dan dijual kepada yang membutuhkan.
Seperti yang dilakukan oleh sejumlah warga di Desa/ Kecamatan Balen ini. Saat ini, mereka sedang memanfaatkan bongkahan tanah kering dari lahan sawahnya yang pecah-pecah. Salah satu warga, Saeno (51), mengatakan bahwa bongkahan tanah dari sawahnya dia jual kepada tetangganya yang membangun rumah.
"Perharinya, bongkahan tanah liat yang dikumpulkan mencapai 2 - 3 rit. Yang diangkut dengan truk. Tiap 1baknya, saya hargai Rp65.000," kata Saeno.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Suyono (54). Selain mendapatkankan penghasilan dari tanah gersang itu, kata Yono, kubangannya juga berguna saat musim pemnghujan nanti.
"Secara otomatis air akan mengalir ke tempat yang lebih rendah," katanya kepada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com, pagi hari ini (30/ 08).
Selain itu, Suyono merencanakan bahwa uang jualan tanah itu akan dia gunakan untuk modal di musim penghujan besok.
"Lumayanlah hasilnya. Untuk musim penghujan," pungkas Yono(ori/moha).































.md.jpg)






